Metapos.id, Jakarta – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan menyeluruh menyusul pergantian pimpinan yang dilakukan pemerintah.
Dasco menilai proses evaluasi yang berlangsung selama ini harus menjadi titik awal perbaikan internal. Oleh sebab itu, BGN perlu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Menurutnya, perubahan kepemimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia optimistis program tersebut tetap berjalan dan terus memberikan manfaat kepada para penerima.
Selain menjaga keberlangsungan program, pemerintah juga berupaya memperluas jangkauan MBG ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Karena itu, Dasco berharap jajaran pimpinan baru mampu mempercepat realisasi target tersebut.
Lebih lanjut, Dasco mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan evaluasi terhadap kinerja BGN. Ia menilai berbagai masukan dari masyarakat telah menjadi bahan pertimbangan dalam proses perbaikan lembaga tersebut.
Evaluasi tersebut, kata dia, tidak hanya menyentuh aspek tata kelola. Namun, pemerintah juga menyoroti koordinasi antarinstansi dan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto merombak struktur pimpinan BGN. Dadan Hindayana tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN bersama dua wakil kepala lainnya.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S Deyang untuk memimpin BGN. Sementara itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono dipercaya mendampingi Nanik sebagai wakil kepala.
Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan tersebut lahir dari hasil pemantauan dan evaluasi yang dilakukan pemerintah selama hampir satu setengah tahun.
Menurut Prasetyo, penyegaran kepemimpinan diperlukan agar pelaksanaan program gizi nasional berjalan lebih efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan.







