Wednesday, October 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ramlan Surbakti Usul Bentuk Badan Khusus Pengawas Dana Kampanye Pemilu

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
3 June 2026
in Nasional
Ramlan Surbakti Usul Bentuk Badan Khusus Pengawas Dana Kampanye Pemilu

Metapos.id, Jakarta – Mantan Ketua KPU RI, Ramlan Surbakti, mendorong pembentukan lembaga khusus yang bertugas mengawasi serta menegakkan aturan terkait dana kampanye pemilu.

Usulan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) mengenai revisi Undang-Undang Pemilu di Komisi II DPR RI, Selasa (2/6/2026).

BACA JUGA

Luhut Usul Kerugian Negara Dipisahkan dari Tindak Pidana Korupsi

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

Ramlan menilai beban pengawasan dana kampanye saat ini terlalu besar jika hanya ditangani oleh KPU. Oleh sebab itu, ia menganggap Indonesia perlu memiliki institusi yang fokus mengawasi aliran dana politik selama proses pemilu.

Menurutnya, pengawasan dana kampanye masih menyisakan sejumlah kelemahan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah aktivitas pengumpulan dana yang dilakukan oleh kelompok atau tim di luar struktur kampanye resmi.

Ia menjelaskan, kelompok informal kerap menghimpun dana dalam jumlah signifikan. Namun, aktivitas tersebut sering tidak tercermin dalam laporan yang disampaikan kepada penyelenggara pemilu.

Karena itu, Ramlan mengusulkan agar revisi UU Pemilu mengatur kewajiban pelaporan untuk seluruh kegiatan penggalangan dana kampanye. Ketentuan tersebut, menurutnya, harus berlaku bagi seluruh pihak tanpa pengecualian.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pendanaan politik. Dengan demikian, publik dapat mengetahui sumber dan penggunaan dana kampanye secara lebih terbuka.

Selain membahas kondisi di Indonesia, Ramlan turut menyinggung praktik pengawasan dana kampanye di beberapa negara demokrasi.

Di Amerika Serikat, misalnya, terdapat lembaga khusus yang berfokus pada penegakan aturan dana kampanye. Sementara itu, Inggris menyerahkan fungsi tersebut kepada komisi pemilu yang mereka miliki.

Tak hanya melakukan pengawasan, lembaga-lembaga tersebut juga memiliki kewenangan menelusuri transaksi keuangan yang berkaitan dengan kegiatan politik dan pemilu. Karena itu, Ramlan menilai pengalaman negara lain dapat menjadi rujukan untuk memperkuat sistem pengawasan dana kampanye di Indonesia.

Tags: Dana KampanyeKomisi II DPRKPUMetapos.idpemilu 2026Pengawasan PemilupolitikRamlan SurbaktiRevisi UU PemiluTransparansi Politik
Previous Post

Evaluasi BGN Berujung Pergantian Pimpinan, Program MBG Tetap Berjalan

Next Post

Kasus Umrah Hanania 2026, Polisi Sebut Dana Jamaah Digunakan untuk Kepentingan Lain

Related Posts

Luhut Usul Kerugian Negara Dipisahkan dari Tindak Pidana Korupsi
Nasional

Luhut Usul Kerugian Negara Dipisahkan dari Tindak Pidana Korupsi

21 October 2026
Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.
Nasional

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

20 October 2026
Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri
Nasional

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

20 October 2026
BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.
Nasional

Karhutla Hanguskan Lahan di Sulteng hingga Bangka Belitung

20 October 2026
Pengacara keluarga Bharatu Valdo menegaskan korban bukan pelaku perundungan terhadap Bharada Andika, sementara penyidik masih mendalami motif penembakan.
Nasional

Motif Penembakan Bharatu Valdo Masih Didalami Penyidik

20 October 2026
Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji
Nasional

Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji

20 October 2026
Next Post
Kasus Umrah Hanania 2026, Polisi Sebut Dana Jamaah Digunakan untuk Kepentingan Lain

Kasus Umrah Hanania 2026, Polisi Sebut Dana Jamaah Digunakan untuk Kepentingan Lain

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini