Friday, October 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Profil Richard Lee, Dokter dan Kreator Konten yang Kini Ditahan Polda Metro Jaya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
7 March 2026
in Hukum & Kriminal
Kasus Skincare, Richard Lee Datangi Polda Metro untuk Jelaskan Legalitas Produk

Metapos.id, Jakarta – Dokter sekaligus kreator konten Richard Lee menjadi sorotan publik setelah resmi ditahan oleh Polda Metro Jaya. Penahanan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang terkait dengan produk serta layanan perawatan kecantikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa penahanan dilakukan pada Jumat malam setelah penyidik menilai tersangka tidak kooperatif dalam proses penyidikan.

BACA JUGA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

Hukumonline Luncurkan NEX Compliance untuk Permudah Pengelolaan Kepatuhan

Ia menyebutkan terdapat beberapa alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Salah satunya karena Richard Lee tidak menghadiri pemeriksaan tambahan yang dijadwalkan pada 3 Maret 2026 tanpa memberikan keterangan yang jelas. Pada waktu yang sama, tersangka diketahui melakukan siaran langsung melalui akun TikTok miliknya.

Selain itu, Richard Lee juga tercatat tidak memenuhi kewajiban wajib lapor pada dua kesempatan, yakni pada 23 Februari 2026 dan 5 Maret 2026. Atas dasar itu, penyidik akhirnya memutuskan melakukan penahanan terhadap tersangka pada pukul 21.50 WIB di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Sebelum ditahan, Richard Lee telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik dengan total 29 pertanyaan yang diajukan selama proses pemeriksaan berlangsung. Ia juga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Biddokes Polda Metro Jaya, dengan hasil kondisi kesehatannya dinyatakan normal.

Richard Lee dikenal sebagai dokter yang aktif memberikan edukasi mengenai produk kecantikan melalui media sosial. Ia lahir di Medan pada 11 Oktober 1985 dan mengenyam pendidikan di SMA Xaverius 1 Palembang.

Setelah lulus sekolah menengah, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Richard Lee juga menempuh pendidikan magister di bidang administrasi rumah sakit dan meraih gelar MARS dari Universitas Respati Indonesia. Selain itu, ia menyelesaikan pendidikan doktoral di Atlantic International University pada 2021.

Sebelum dikenal luas sebagai dokter dan kreator konten, Richard Lee sempat bekerja di salah satu anak perusahaan Sinarmas Group di Palembang pada 2011. Dua tahun kemudian, ia mendirikan klinik kecantikan Athena yang kemudian berkembang dengan sejumlah cabang di berbagai daerah di Indonesia.

Selain menjalankan klinik, Richard Lee juga memiliki bisnis produk perawatan kulit dengan merek dr. Hen yang diproduksi di pabrik miliknya. Popularitasnya semakin meningkat setelah aktif membuat konten edukasi kecantikan dan membahas berbagai isu viral di media sosial.

Dalam kasus yang menjeratnya saat ini, Richard Lee telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 Desember 2025. Ia diduga melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Kesehatan serta Undang-Undang Perlindungan Konsumen terkait produk dan layanan kecantikan.

Jika terbukti bersalah, Richard Lee terancam hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun serta denda hingga miliaran rupiah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tags: kasus kesehatankasus richard leeMetapos.idprofil richard leeRichard Lee
Previous Post

Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Pelanggaran Kesehatan dan Konsumen

Next Post

Rencana Wajib Militer Picu Aksi Mogok Sekolah Pelajar Jerman

Related Posts

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks
Hukum & Kriminal

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

12 October 2026
Hukumonline Luncurkan NEX Compliance untuk Permudah Pengelolaan Kepatuhan
Hukum & Kriminal

Hukumonline Luncurkan NEX Compliance untuk Permudah Pengelolaan Kepatuhan

12 October 2026
Kasus Korupsi MBG, Dadan Hindayana Segera Jalani Persidangan
Hukum & Kriminal

Kasus Korupsi MBG, Dadan Hindayana Segera Jalani Persidangan

29 September 2026
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur Terkait Kasus Korupsi
Hukum & Kriminal

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur Terkait Kasus Korupsi

24 September 2026
Dua Granat Asap Ditemukan di Lahan Kosong Cempaka Putih
Hukum & Kriminal

Dua Granat Asap Ditemukan di Lahan Kosong Cempaka Putih

16 September 2026
Polisi Ringkus 3 Pelaku Pengganjal ATM di Pamulang, Dua Ditembak saat Coba Kabur
Hukum & Kriminal

Polisi Ringkus 3 Pelaku Pengganjal ATM di Pamulang, Dua Ditembak saat Coba Kabur

30 July 2026
Next Post
Rencana Wajib Militer Picu Aksi Mogok Sekolah Pelajar Jerman

Rencana Wajib Militer Picu Aksi Mogok Sekolah Pelajar Jerman

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini