• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, March 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Tawuran Manggarai Diduga Jadi Pengelabuan Operasional Pabrik Tembakau Sintetis yang Digerebek Polisi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
27 January 2026
in Hukum & Kriminal
Tawuran Manggarai Diduga Jadi Pengelabuan Operasional Pabrik Tembakau Sintetis yang Digerebek Polisi
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Kepolisian Resor Tangerang Selatan mengungkap keberadaan pabrik tembakau sintetis yang beroperasi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Dalam penggerebekan tersebut, aparat menyita narkotika dengan nilai ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp20 miliar.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan AKP Pardiman mengungkapkan bahwa rumah kontrakan petak yang dijadikan lokasi produksi berada tidak jauh dari Stasiun Manggarai.

Tempat tersebut diketahui digunakan sebagai lokasi pengolahan tembakau sintetis secara berkala.

Dalam operasi itu, polisi mengamankan tiga orang tersangka berinisial MA, SA, dan SAS. Hasil pemeriksaan menunjukkan para pelaku memperoleh bahan baku serta peralatan produksi dari luar negeri, khususnya China. Para tersangka mengaku telah melakukan produksi sebanyak delapan kali dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari ratusan gram hingga beberapa kilogram setiap kali produksi.

Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita narkotika jenis MDMB-4en-PINACA dengan berat bruto mencapai 2.342 gram, berikut sejumlah mesin dan bahan prekursor. Barang bukti tersebut diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 20 kilogram tembakau sintetis siap edar.

Polisi menyebut hasil produksi narkotika tersebut dipasarkan melalui media sosial dengan sasaran utama kalangan remaja dan mahasiswa. Di peredaran ilegal, tembakau sintetis itu dijual dengan harga sekitar Rp1 juta per gram.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta peraturan pidana terkait lainnya. Mereka terancam hukuman maksimal berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: Bahan bakuCinaManggaraiMenggerebekMetapos.idnarkotikapabrik tembakauPolres tangselRp20 miliarsintetis
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Kemensos: Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tidak Langsung Dicoret dari Bansos

Kemensos: Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tidak Langsung Dicoret dari Bansos

by Taufik Hidayat
13 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa status sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak serta-merta membuat seseorang kehilangan hak menerima...

Konflik Israel–Lebanon Memanas, Ratusan Warga Dilaporkan Tewas

Konflik Israel–Lebanon Memanas, Ratusan Warga Dilaporkan Tewas

by Taufik Hidayat
13 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Jumlah korban tewas akibat serangan militer Israel di Lebanon terus meningkat. Hingga kini, lebih dari 680 orang...

Candaan Bahlil tentang Lailatul Qadar dan Kursi Golkar Ramai Dibahas, Cholil Nafis Merespons

Candaan Bahlil tentang Lailatul Qadar dan Kursi Golkar Ramai Dibahas, Cholil Nafis Merespons

by Taufik Hidayat
13 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melontarkan candaan saat menghadiri acara peringatan Nuzulul Quran yang digelar di...

Nicolás Maduro Jalani Isolasi Ketat di Penjara AS, Klaim Dirinya Diperlakukan Tidak Adil

Nicolás Maduro Jalani Isolasi Ketat di Penjara AS, Klaim Dirinya Diperlakukan Tidak Adil

by Taufik Hidayat
13 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan setelah ditangkap oleh otoritas Amerika Serikat pada...

Next Post
Di Sidang Kasus Chromebook, Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dolar AS

Di Sidang Kasus Chromebook, Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dolar AS

Recommended.

Gowes Bareng HUT Ke73 BTN

19 February 2023
RI Bisa Tinggalkan BoP, Muzani Tegaskan Tak Bisa Diputuskan Sepihak

RI Bisa Tinggalkan BoP, Muzani Tegaskan Tak Bisa Diputuskan Sepihak

4 March 2026

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

12 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini