Sunday, May 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Warga Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta Saat Jualan Madu, Uang Rp 3 Juta Raib dan Ditolak RS Karena Tak Punya KTP

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 November 2025
in Nasional
Warga Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta Saat Jualan Madu, Uang Rp 3 Juta Raib dan Ditolak RS Karena Tak Punya KTP

Metapos.id, Jakarta – Seorang warga Baduy bernama Repan (16) menjadi korban pembegalan saat berjualan madu di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, Repan mengalami luka bacok di tangan dan kehilangan sejumlah barang dagangannya.

Kepala Desa Kanekes, Oom, membenarkan bahwa korban merupakan warganya asal Kampung Cikeusik, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
“Repan ini warga Baduy Dalam. Dia memang sudah terbiasa berjalan kaki ke Jakarta untuk menjual madu,” ujar Oom, Senin (4/11/2025).

BACA JUGA

CSIS Sebut Program MBG Dorong Ekonomi Rakyat dan UMKM

Pramono Pastikan Sekolah Gratis DKI Tidak Boleh Pungut Biaya Tambahan

Menurut Oom, saat peristiwa terjadi, Repan tengah berjalan kaki ketika didatangi dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku langsung menodongkan senjata tajam dan menyerang korban.
“Repan sempat menangkis serangan itu, tetapi tangannya terkena sabetan hingga harus dijahit sekitar 10 jahitan,” jelasnya.

Selain mengalami luka, Repan kehilangan uang tunai sekitar Rp 3 juta, 10 botol madu, serta satu unit ponsel pinjaman milik temannya.

Kesulitan Mendapatkan Perawatan

Usai dibegal, Repan sempat kesulitan mendapatkan perawatan medis. Ia mendatangi salah satu rumah sakit di sekitar lokasi, namun ditolak karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Dia datang sendiri ke rumah sakit, tapi ditolak karena tidak punya KTP. Warga Baduy Dalam memang tidak memiliki KTP,” ungkap Oom.

Dalam kondisi terluka dan kehilangan banyak darah, Repan akhirnya berjalan kaki menuju Tanjung Duren, Jakarta Barat, untuk mencari kenalannya — seorang wisatawan yang pernah berkunjung ke Baduy. Berkat bantuan kenalan tersebut, Repan akhirnya mendapat pertolongan medis.
“Syukurlah ada kenalan yang membantu membawanya ke rumah sakit. Kami sangat berterima kasih atas bantuan itu,” kata Oom.

Laporan ke Polisi

Oom menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus pembegalan ini ke Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan bagian Reskrim Polsek Cempaka Putih. Saat ini kasusnya sedang diselidiki, dan kami berharap pelaku segera tertangkap,” pungkasnya.

Tags: BantenJakartaKanekesKTPMetapos.idRumah sakit
Previous Post

Tak Kunjung Diperiksa KPK, Gubernur Bobby Nasution: Silakan Saja Disorot Semua

Next Post

Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

Related Posts

Pemerintah Ambil Langkah Cepat Cegah Insiden Keamanan Pangan Terulang di Program MBG
Nasional

CSIS Sebut Program MBG Dorong Ekonomi Rakyat dan UMKM

8 May 2026
Pramono Pastikan Sekolah Gratis DKI Tidak Boleh Pungut Biaya Tambahan
Nasional

Pramono Pastikan Sekolah Gratis DKI Tidak Boleh Pungut Biaya Tambahan

8 May 2026
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat Tewaskan Anggota BPK RI
Nasional

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat Tewaskan Anggota BPK RI

8 May 2026
Idul Adha 2026 Berpotensi Sama, Ini Prediksi Pemerintah dan Muhammadiyah
Nasional

Idul Adha 2026 Berpotensi Sama, Ini Prediksi Pemerintah dan Muhammadiyah

8 May 2026
CATL Bawa Teknologi Bedrock ke Mobil Listrik Togg
Nasional

Pemprov DKI Rencanakan CFD di Rasuna Said Jakarta Selatan

8 May 2026
Saksi Ahli Sebut Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Bersifat Asumtif
Nasional

Saksi Ahli Sebut Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Bersifat Asumtif

7 May 2026
Next Post
Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini