Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 November 2025
in Nasional
Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah memiliki cukup dana untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh). Menurutnya, dana tersebut akan bersumber dari uang negara hasil sitaan para koruptor yang telah dikembalikan ke kas negara.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai sumber dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran proyek kerja sama Indonesia–Tiongkok tersebut. Ia menegaskan bahwa pembayaran utang Whoosh tidak akan membebani keuangan negara, karena pemerintah tengah berupaya memulihkan dan mengamankan aset-aset negara yang sebelumnya disalahgunakan oleh oknum korup.

BACA JUGA

Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa

Duitnya ada, kita mampu, kita kuat. Uangnya dari duit negara yang tadinya dikorupsi. Saya hemat, enggak saya kasih kesempatan untuk dikorupsi lagi,” ujar Prabowo, Senin (4/11/2025).

Prabowo menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmennya memperkuat pengelolaan keuangan negara, agar dana publik dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, hasil sitaan atau pengembalian dana korupsi seharusnya dikembalikan kepada rakyat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Salah satu cara yang ditempuh pemerintah adalah dengan mendanai proyek-proyek strategis nasional, termasuk Kereta Cepat Whoosh yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat mobilitas masyarakat.

Proyek kereta cepat ini merupakan hasil kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dengan nilai investasi lebih dari Rp 100 triliun. Dalam perjanjian tersebut, Indonesia memiliki kewajiban untuk membayar cicilan utang kepada pihak Tiongkok. Prabowo menyebut total pembayaran mencapai sekitar Rp 1,2 triliun per tahun, angka yang dianggap masih wajar jika dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh masyarakat.

Enggak ada masalah, karena kita bayar Rp 1,2 triliun per tahun. Manfaatnya besar—mengurangi macet, polusi, dan mempercepat perjalanan,” jelasnya.

Prabowo menegaskan bahwa proyek Whoosh bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga simbol kemajuan dan efisiensi waktu yang dapat meningkatkan produktivitas nasional. Ia juga menuturkan bahwa pemerintah pusat akan mengambil alih penuh tanggung jawab atas proyek ini.

Presiden Republik Indonesia yang ambil alih tanggung jawab. Jadi tidak usah ribut,” tegasnya.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah ingin menunjukkan bahwa pembayaran utang proyek Whoosh tidak akan membebani APBN secara berlebihan. Sebaliknya, dana hasil penyitaan aset koruptor akan dimanfaatkan secara lebih produktif untuk memenuhi kewajiban negara sekaligus mendanai program pembangunan lainnya.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang cermat dan transparan, agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Tags: 2 triliunkoruptorMetapos.idPrabowo SubiantoRp 1sitaanWhoosh
Previous Post

Warga Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta Saat Jualan Madu, Uang Rp 3 Juta Raib dan Ditolak RS Karena Tak Punya KTP

Next Post

MKD DPR Putuskan Sanksi Nonaktif untuk Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Patrio

Related Posts

Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya
Nasional

Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

7 May 2026
Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa
Nasional

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa

7 May 2026
DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media
Nasional

DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media

7 May 2026
KPK Periksa Pimpinan Cabang Bank BJB Terkait Dugaan Korupsi Iklan
Nasional

Kasus Jalan Mempawah Belum Tuntas, Sorotan ke Ria Norsan Menguat

7 May 2026
Indonesia Dorong Penggunaan CNG untuk Kurangi Impor LPG
Nasional

Indonesia Dorong Penggunaan CNG untuk Kurangi Impor LPG

7 May 2026
Program MBG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Minta Fokus Pendidikan
Nasional

Program MBG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Minta Fokus Pendidikan

7 May 2026
Next Post
MKD DPR Putuskan Sanksi Nonaktif untuk Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Patrio

MKD DPR Putuskan Sanksi Nonaktif untuk Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Patrio

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini