Thursday, November 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kasus Jalan Mempawah Belum Tuntas, Sorotan ke Ria Norsan Menguat

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
7 May 2026
in Nasional
KPK Periksa Pimpinan Cabang Bank BJB Terkait Dugaan Korupsi Iklan

Metapos.id, Jakarta – Kasus dugaan korupsi proyek Jalan Sekabuk–Sei Sederam dan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam di Kabupaten Mempawah masih menjadi sorotan publik. Perkara yang disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu telah berjalan hampir satu tahun.

Kasus ini turut menyeret nama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang saat proyek berlangsung masih menjabat sebagai Bupati Mempawah. Hingga kini, KPK belum mengumumkan identitas tiga tersangka yang disebut telah ditetapkan.

BACA JUGA

Petugas Haji Nonmuslim Jadi Perbincangan, Ini Penjelasan Dahnil

Kasus Penggeledahan Ponpes, Eks Kapolres Sukoharjo Diperiksa Propam

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di 16 lokasi di Mempawah, Sanggau, dan Pontianak pada April 2025. Lembaga antirasuah itu juga mengungkap estimasi kerugian negara mencapai sekitar Rp40 miliar.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menyoroti lambatnya proses penanganan perkara. Ia bahkan mengancam akan melaporkan perkara tersebut ke Dewan Pengawas KPK apabila dinilai mangkrak.

Kritik serupa disampaikan mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. Menurutnya, KPK perlu segera menunjukkan perkembangan konkret agar tidak memunculkan persepsi negatif di masyarakat.

Di tengah proses hukum yang belum tuntas, publik Kalimantan Barat juga menyoroti munculnya anggaran Rp2,26 miliar untuk sewa mobil dinas gubernur. Polemik ini dinilai sensitif karena muncul saat kondisi infrastruktur daerah masih banyak dikeluhkan warga.

Sejumlah pihak menilai kombinasi kasus dugaan korupsi dan polemik anggaran tersebut berpotensi memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Hingga kini, KPK masih memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan aliran dana proyek tersebut.

Tags: Jalan MempawahkalbarKorupsiKPKRia Norsan
Previous Post

Indonesia Dorong Penggunaan CNG untuk Kurangi Impor LPG

Next Post

DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media

Related Posts

Petugas Haji Nonmuslim Jadi Perbincangan, Ini Penjelasan Dahnil
Nasional

Petugas Haji Nonmuslim Jadi Perbincangan, Ini Penjelasan Dahnil

3 November 2026
Kasus Penggeledahan Ponpes, Eks Kapolres Sukoharjo Diperiksa Propam
Nasional

Kasus Penggeledahan Ponpes, Eks Kapolres Sukoharjo Diperiksa Propam

3 November 2026
KPU Tegaskan Tugas Pemilu Selesai Menanggapi Putusan MA soal Gibran
Nasional

KPU Tegaskan Tugas Pemilu Selesai Menanggapi Putusan MA soal Gibran

2 November 2026
Pakar Ingatkan Konsekuensi Penundaan Putusan MK dan MA Terkait Gibran
Nasional

Pakar Ingatkan Konsekuensi Penundaan Putusan MK dan MA Terkait Gibran

2 November 2026
MA Tunda Penjelasan Publik soal Putusan Suket Ijazah Gibran
Nasional

MA Tunda Penjelasan Publik soal Putusan Suket Ijazah Gibran

2 November 2026
Polri Akan Dalami Keluhan Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo
Nasional

Polri Akan Dalami Keluhan Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo

2 November 2026
Next Post
DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media

DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini