Wednesday, August 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Laporan UNESCO Ungkap Kesenjangan Akses Pendidikan Tinggi Dunia

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
13 May 2026
in Internasional
Nadiem Akui Suasana Rumah Dipenuhi Tangis dan Haru Setelah Bebas Sementara

Metapos.id, Jakarta – UNESCO merilis Laporan Tren Global Pendidikan Tinggi perdana pada Selasa (12/5/2026). Laporan tersebut menyoroti peningkatan akses pendidikan tinggi sekaligus ketimpangan yang masih terjadi di berbagai negara.

Data dari 146 negara menunjukkan jumlah mahasiswa global meningkat signifikan dalam dua dekade terakhir. Pada tahun 2024, jumlah mahasiswa dunia mencapai 269 juta orang.

BACA JUGA

Korban Gempa Kolombia Terus Bertambah, 132 Orang Meninggal dan 570 Luka-luka

Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 132 Orang

Angka tersebut meningkat tajam dibanding tahun 2000 yang berada di kisaran 100 juta mahasiswa. UNESCO menilai pertumbuhan itu menunjukkan akses pendidikan semakin meluas.

Meski demikian, ketimpangan pendidikan antarwilayah masih menjadi sorotan utama dalam laporan tersebut. Perbedaan akses pendidikan tinggi dinilai masih sangat besar.

Di Eropa Barat dan Amerika Utara, sekitar 80 persen anak muda telah mengenyam pendidikan tinggi. Sementara di Afrika sub-Sahara, angka pendaftaran mahasiswa hanya mencapai 9 persen.

UNESCO juga mencatat mobilitas internasional mahasiswa masih tergolong rendah. Hanya sekitar 3 persen mahasiswa dunia yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Selain ketimpangan geografis, isu gender juga menjadi perhatian penting dalam laporan tersebut. Perempuan dinilai masih menghadapi hambatan pada jenjang pendidikan lebih tinggi.

UNESCO menyebut perempuan masih kurang terwakili pada tingkat doktoral. Selain itu, posisi kepemimpinan akademik juga masih didominasi laki-laki.

Laporan tersebut turut menyoroti kesulitan akses pendidikan bagi para pengungsi di negara-negara Global Selatan. Banyak pengungsi kesulitan melanjutkan pendidikan karena tidak memiliki dokumen akademik lengkap.

Sebagai solusi, UNESCO memperkenalkan Paspor Kualifikasi untuk membantu pengakuan kualifikasi akademik dan profesional pengungsi. UNESCO berharap kesetaraan akses pendidikan tinggi dapat semakin terbuka bagi semua kalangan.

Tags: genderHeadlinemahasiswa globalMetapos.idpendidikan duniapendidikan tinggipengungsiUNESCO
Previous Post

Nadiem Akui Suasana Rumah Dipenuhi Tangis dan Haru Setelah Bebas Sementara

Next Post

IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

Related Posts

gempa Kolombia
Internasional

Korban Gempa Kolombia Terus Bertambah, 132 Orang Meninggal dan 570 Luka-luka

11 August 2026
Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 132 Orang
Internasional

Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 132 Orang

11 August 2026
Ilustrasi Foto Seismologi (Freepik)
Internasional

Kolombia Diguncang Gempa Terkuat Abad Ini, Korban Tewas Capai 111 Orang

11 August 2026
Netflix Batalkan Spin-Off Squid Game Versi AS, Ini Alasannya
Internasional

Netflix Batalkan Spin-Off Squid Game Versi AS, Ini Alasannya

10 August 2026
The Witcher Tamat pada 2027, Season 5 Jadi Musim Terakhir
Internasional

The Witcher Tamat pada 2027, Season 5 Jadi Musim Terakhir

10 August 2026
Penjelasan Ending The Last House, Misteri Rumah Terakhir Terungkap
Internasional

Penjelasan Ending The Last House, Misteri Rumah Terakhir Terungkap

10 August 2026
Next Post
IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini