Wednesday, August 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Trump Fokus Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir Meski Ekonomi AS Tertekan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
13 May 2026
in Internasional
Rizky Ridho Akui Persija Tak Capai Target Musim Ini

Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan dirinya tidak mempertimbangkan dampak ekonomi warga AS saat bernegosiasi dengan Iran terkait isu nuklir.

Pernyataan itu disampaikan Trump sebelum melakukan kunjungan diplomatik ke China pada Selasa (12/5/2026) waktu setempat.

BACA JUGA

Korban Gempa Kolombia Terus Bertambah, 132 Orang Meninggal dan 570 Luka-luka

Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 132 Orang

“Sama sekali tidak,” kata Trump saat ditanya apakah kondisi ekonomi warga menjadi pertimbangannya dalam negosiasi dengan Iran.

Trump menegaskan fokus utamanya hanya memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Ia juga menyebut pasar saham bukan prioritas utama.

Ketegangan meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Sebagai respons, Iran memblokir Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20 persen pasokan minyak dunia setiap hari.

Kondisi itu memicu lonjakan harga bahan bakar di Amerika Serikat. Harga bensin tercatat mencapai 4,50 dolar AS per galon.

Selain itu, inflasi Amerika Serikat pada April 2026 mencapai 3,8 persen atau tertinggi dalam hampir tiga tahun terakhir.

Partai Demokrat turut mengkritik pernyataan Trump. Leah Leszczynski menilai Trump tidak menunjukkan empati terhadap kondisi masyarakat.

Meski pasar saham mencetak rekor tertinggi, survei CNN/SSRS menunjukkan 70 persen warga Amerika tidak puas terhadap penanganan ekonomi Trump.

Tags: Amerika SerikatDonald Trumpekonomi ASHeadlineinflasi ASIranMetapos.idNBC NewsSelat Hormuz
Previous Post

Rizky Ridho Akui Persija Tak Capai Target Musim Ini

Next Post

Pramono Pastikan Jakarta Masih Jadi Pusat Pemerintahan

Related Posts

gempa Kolombia
Internasional

Korban Gempa Kolombia Terus Bertambah, 132 Orang Meninggal dan 570 Luka-luka

11 August 2026
Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 132 Orang
Internasional

Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 132 Orang

11 August 2026
Ilustrasi Foto Seismologi (Freepik)
Internasional

Kolombia Diguncang Gempa Terkuat Abad Ini, Korban Tewas Capai 111 Orang

11 August 2026
Netflix Batalkan Spin-Off Squid Game Versi AS, Ini Alasannya
Internasional

Netflix Batalkan Spin-Off Squid Game Versi AS, Ini Alasannya

10 August 2026
The Witcher Tamat pada 2027, Season 5 Jadi Musim Terakhir
Internasional

The Witcher Tamat pada 2027, Season 5 Jadi Musim Terakhir

10 August 2026
Penjelasan Ending The Last House, Misteri Rumah Terakhir Terungkap
Internasional

Penjelasan Ending The Last House, Misteri Rumah Terakhir Terungkap

10 August 2026
Next Post
Pramono Pastikan Jakarta Masih Jadi Pusat Pemerintahan

Pramono Pastikan Jakarta Masih Jadi Pusat Pemerintahan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini