Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

KPK Jelaskan Penyebutan Raffi Ahmad dalam Perkara Dugaan Suap Bea Cukai

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 June 2026
in Nasional
KPK Jelaskan Penyebutan Raffi Ahmad dalam Perkara Dugaan Suap Bea Cukai

Metapos.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan munculnya nama Raffi Ahmad dalam persidangan kasus dugaan suap impor barang yang melibatkan sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan nama Raffi terungkap dalam proses persidangan karena pernah menitipkan pengiriman barang elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui perusahaan Blueray Cargo.

BACA JUGA

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?

Barang yang dimaksud antara lain telepon genggam dan laptop. Informasi tersebut muncul dalam rangkaian fakta persidangan yang tengah berlangsung.

Meski demikian, KPK belum menemukan indikasi yang mengaitkan Raffi dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam perkara tersebut.

Oleh sebab itu, penyidik belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Raffi Ahmad.

Namun, KPK tidak menutup kemungkinan untuk menelusuri lebih lanjut apabila nantinya muncul fakta baru dalam proses persidangan.

“Kami akan melakukan pemeriksaan apabila terdapat fakta baru yang perlu ditelusuri,” ujar Taufik.

Sementara itu, perkara yang sedang disidangkan menjerat pimpinan Blueray Cargo Group, John Field, bersama sejumlah pihak lainnya.

Dalam persidangan, jaksa menghadirkan Sri Pangestuti sebagai saksi. Jaksa mendalami komunikasi terkait rencana pengiriman perangkat elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Selain keterangan saksi, nama Raffi juga tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Yohanes.

Menurut Yohanes, Raffi sempat berencana membawa atau mengirim iPhone yang baru diluncurkan di Amerika Serikat saat itu.

Namun, rencana pengiriman perangkat tersebut akhirnya tidak terlaksana.

Di sisi lain, jaksa mendakwa John Field dan dua rekannya telah memberikan suap kepada sejumlah pejabat Bea dan Cukai.

Nilai suap dalam perkara tersebut mencapai puluhan miliar rupiah. Selain uang, para penerima juga memperoleh fasilitas hiburan dan sejumlah barang mewah.

Jaksa menilai pemberian itu bertujuan untuk memperlancar dan mempercepat proses pengeluaran barang impor milik perusahaan dari pengawasan kepabeanan.

Hingga berita ini diterbitkan, Raffi Ahmad belum memberikan tanggapan resmi terkait penyebutan namanya dalam persidangan kasus tersebut.

Tags: Bea cukaiBlueray CargoHukumKorupsiKPKMetapos.idRaffi Ahmad
Previous Post

Bibir Terluka dan Pecah-Pecah Bisa Dipicu Kebiasaan Sepele Ini

Next Post

Mulai Juni 2026, BPJS Kesehatan Wajibkan Pasien Kontrol Sesuai Jadwal

Related Posts

Kemenhaj menyiapkan pedoman pengawasan haji reguler untuk memastikan layanan sesuai kontrak, melindungi keselamatan, dan memenuhi hak jemaah.
Nasional

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

23 October 2026
Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?
Nasional

Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?

23 October 2026
357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut
Nasional

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

22 October 2026
Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin
Nasional

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

22 October 2026
Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah
Nasional

Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

22 October 2026
MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi
Nasional

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

22 October 2026
Next Post
Mulai Juni 2026, BPJS Kesehatan Wajibkan Pasien Kontrol Sesuai Jadwal

Mulai Juni 2026, BPJS Kesehatan Wajibkan Pasien Kontrol Sesuai Jadwal

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini