Monday, September 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Di Sidang Kasus Chromebook, Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dolar AS

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
27 January 2026
in Nasional
Di Sidang Kasus Chromebook, Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dolar AS

Metapos.id, Jakarta — Mantan Direktur Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Purwadi Sutanto, mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima uang sebesar 7.000 dolar Amerika Serikat dari pihak vendor pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Pengakuan itu disampaikannya saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026). Uang tersebut, menurut Purwadi, diberikan sebagai bentuk “ucapan terima kasih” dari penyedia barang.

BACA JUGA

Hari Pelanggan, ASABRI Sambangi Peserta ke Rumah

Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum

Informasi ini terungkap setelah kuasa hukum terdakwa Nadiem Makarim, Ari Yusuf, mengajukan pertanyaan langsung dalam persidangan. Purwadi membenarkan bahwa penerimaan uang itu terjadi pada akhir 2021, ketika dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Pembinaan SMA.

Ia menjelaskan, pada tahun tersebut dirinya hanya bertugas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) hingga Juli 2021. Purwadi juga menegaskan bahwa pada periode itu proses pengadaan Chromebook belum dilaksanakan.

Lebih lanjut, Purwadi menuturkan bahwa uang tersebut pertama kali ia temukan dalam sebuah amplop yang diletakkan di atas meja kerjanya. Setelah menanyakan asalnya, ia mendapat keterangan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SMA, Dhani Hamidan Khoir, bahwa uang itu berasal dari pihak penyedia sebagai bentuk penghargaan.

Purwadi mengaku sempat meminta penjelasan terkait tujuan pemberian tersebut dan diberi jawaban bahwa uang itu berkaitan dengan rencana pengadaan laptop Chromebook. Pengakuan ini pun menjadi salah satu poin penting yang disorot dalam persidangan perkara yang melibatkan mantan Mendikbudristek tersebut.

Tags: 7.000 dolarChromebookKemendikbudristekmenerimaMetapos.idPurwadi SutantoVendor
Previous Post

Tawuran Manggarai Diduga Jadi Pengelabuan Operasional Pabrik Tembakau Sintetis yang Digerebek Polisi

Next Post

Ahok Ungkap Masalah Pengadaan Pertamina di Sidang: Sistem Lama Bikin Stok Minyak Rawan

Related Posts

ASABRI Kantor Cabang Palembang memperkuat layanan kepada peserta melalui pelayanan langsung dan kunjungan ke rumah penerima pensiun.
Nasional

Hari Pelanggan, ASABRI Sambangi Peserta ke Rumah

14 September 2026
Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum
Nasional

Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum

14 September 2026
DPR mendesak Kemenhub menginvestigasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan Selatan dan mengevaluasi aspek keselamatan kapal.
Nasional

DPR Desak Investigasi Tenggelamnya KM Virgo

14 September 2026
Digitalisasi Bansos Mulai 2027, Mensos Ajak Warga Jadi Agen Perlinsos
Nasional

Digitalisasi Bansos Mulai 2027, Mensos Ajak Warga Jadi Agen Perlinsos

14 September 2026
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kemenhub Diminta Bongkar Penyebabnya
Nasional

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kemenhub Diminta Bongkar Penyebabnya

14 September 2026
Hari Ketujuh, SAR Perluas Pencarian 8 Penumpang Speed Boat Hilang di Selat Sunda
Nasional

Hari Ketujuh, SAR Perluas Pencarian 8 Penumpang Speed Boat Hilang di Selat Sunda

14 September 2026
Next Post
Ahok Ungkap Masalah Pengadaan Pertamina di Sidang: Sistem Lama Bikin Stok Minyak Rawan

Ahok Ungkap Masalah Pengadaan Pertamina di Sidang: Sistem Lama Bikin Stok Minyak Rawan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini