Sunday, September 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Trump Disebut Sebut Netanyahu ‘Gila’ dalam Percakapan Telepon

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
2 June 2026
in Internasional
Trump Disebut Sebut Netanyahu ‘Gila’ dalam Percakapan Telepon

Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan melontarkan kritik keras kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah percakapan telepon. Informasi tersebut diungkap oleh Axios berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Menurut laporan tersebut, Trump menyampaikan kemarahannya terkait perkembangan konflik yang melibatkan Israel dan Lebanon. Ia disebut menilai respons militer Israel terhadap serangan yang terjadi belakangan ini sebagai tindakan yang tidak proporsional.

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Axios melaporkan bahwa Trump menggunakan kata-kata keras saat berbicara dengan Netanyahu. Bahkan, sejumlah sumber menyebut Trump menuduh Netanyahu telah memperburuk citra Israel di mata publik internasional.

Ketegangan ini muncul di tengah meningkatnya serangan dari kelompok Hizbullah terhadap wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir. Meski memahami ancaman yang dihadapi Israel, Trump dikabarkan tidak setuju dengan bentuk respons yang diberikan.

Sebelumnya, perwakilan Lebanon dan Israel sempat menggelar pembicaraan langsung di Washington pada 16 April 2026. Setelah pertemuan tersebut, Trump mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata antara kedua pihak.

Namun, laporan menyebut situasi di lapangan masih jauh dari kondusif. Israel dikabarkan terus melancarkan operasi militer di sejumlah wilayah Lebanon selatan meskipun kesepakatan gencatan senjata telah diumumkan.

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Hizbullah kembali melakukan operasi militer terhadap pasukan Israel. Ketegangan yang terus berlanjut memunculkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan Teheran dapat menghentikan negosiasi dengan Amerika Serikat apabila aksi militer Israel di Lebanon terus berlanjut. Pernyataan itu menambah tekanan diplomatik di tengah upaya berbagai pihak untuk meredakan konflik regional.

Tags: Amerika SerikatAxiosBenjamin NetanyahuDonald TrumpHeadlineHizbullahisrael lebanonKonflik timur tengahMetapos.id
Previous Post

Kebakaran Kemayoran Lukai Tiga Orang, Ratusan Warga Terdampak

Next Post

RUU Polri 2026 Diminta Tetapkan Batas Jelas Diskresi dan Mekanisme Kontrol

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
RUU Polri 2026 Diminta Tetapkan Batas Jelas Diskresi dan Mekanisme Kontrol

RUU Polri 2026 Diminta Tetapkan Batas Jelas Diskresi dan Mekanisme Kontrol

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini