Wednesday, September 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
2 September 2026
in Internasional
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.

Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.

Metapos.id, Jakarta – Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk melembagakan kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat solidaritas serta kemampuan pertahanan kolektif ketiga negara di tengah dinamika keamanan kawasan.

BACA JUGA

Menara Eiffel Mendadak Tutup, Ini Penyebabnya

Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya

“Ketiga negara hari ini sepakat mengambil langkah untuk semakin melembagakan kerja sama berdasarkan Pakta Makkah, memperkuat solidaritas, memastikan kredibilitas dan efektivitas pencegahan serta pertahanan kolektif,” demikian pernyataan bersama ketiga negara.

Sekretariat Pakta Makkah akan berkedudukan di Arab Saudi dan dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal.

Untuk tiga tahun pertama, posisi sekretaris jenderal tersebut akan diisi oleh perwakilan dari Pakistan.

Kesepakatan pembentukan sekretariat dicapai dalam pertemuan para menteri luar negeri, menteri pertahanan, dan kepala pertahanan Turki, Pakistan, serta Arab Saudi di Istanbul, Senin (31/8/2026).

Pertemuan tersebut digelar dalam format Komite Politik dan Pertahanan Strategis.

Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Ketiga negara juga sepakat meningkatkan kemampuan pertahanan dan interoperabilitas angkatan bersenjata masing-masing.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui peningkatan kerja sama industri pertahanan, pengembangan teknologi, serta produksi bersama.

“Lewat implementasi Pakta Makkah secara terlembaga dan tegas, ketiga negara akan memberikan kontribusi penting bagi perdamaian dan stabilitas regional,” jelas pernyataan bersama tersebut.

Selain memperkuat kemampuan pertahanan, Turki, Pakistan, dan Arab Saudi menyatakan akan terus mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas berkelanjutan di kawasan.

Ketiganya juga mendukung upaya deeskalasi serta pengendalian diri untuk menyelesaikan berbagai krisis melalui jalur damai.

Isi Pakta Pertahanan Makkah

Pakta Pertahanan Gabungan Makkah sebelumnya ditandatangani oleh Turki, Pakistan, dan Arab Saudi pada 7 Agustus 2026.

Perjanjian tersebut mengatur penguatan pencegahan kolektif di antara ketiga negara. Salah satu ketentuannya menyebut serangan bersenjata terhadap salah satu negara peserta dipandang sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Pakta tersebut juga mencakup perluasan kerja sama dan koordinasi militer serta pengembangan proyek bersama di sektor industri pertahanan.

Dengan pembentukan sekretariat, ketiga negara kini berupaya menjadikan kerja sama dalam Pakta Makkah lebih terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat koordinasi pertahanan di kawasan.

Tags: Arab SaudiHeadlinekerja sama pertahananMetapos.idPakistanPakta Makkahpakta pertahananTurki
Previous Post

Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Terbatas Mulai September

Next Post

Kementerian dan Lembaga Ajukan Tambahan Anggaran 2027, untuk Apa Saja?

Related Posts

Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.
Internasional

Menara Eiffel Mendadak Tutup, Ini Penyebabnya

8 September 2026
Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya
Internasional

Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya

8 September 2026
Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Next Post
Kementerian dan Lembaga Ajukan Tambahan Anggaran 2027, untuk Apa Saja?

Kementerian dan Lembaga Ajukan Tambahan Anggaran 2027, untuk Apa Saja?

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini