Wednesday, September 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Sulit Diberantas dari Perairan Asia Tenggara

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 July 2026
in Nasional
Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Sulit Diberantas dari Perairan Asia Tenggara

Metapos.id, Jakarta – Populasi ikan sapu-sapu terus meningkat dan mendominasi sejumlah sungai di Indonesia maupun Malaysia. Spesies invasif yang berasal dari Amerika Selatan itu dinilai menjadi ancaman serius bagi kelestarian ekosistem perairan karena mampu menggeser keberadaan ikan-ikan lokal.

Di Jakarta, ikan sapu-sapu kini banyak ditemukan di Sungai Ciliwung, waduk, dan saluran air lainnya. Keberadaannya disebut telah mengurangi populasi berbagai jenis ikan asli, seperti gabus, baung merah, dan wader.

BACA JUGA

Pemerintah Evaluasi MBG, Ahli Dorong Sistem Berbasis Data

Sekolah Didorong Jadi Simpul Pengawasan Program MBG

Fenomena serupa juga terjadi di Malaysia. Departemen Perikanan Malaysia memperkirakan sekitar 80 hingga 90 persen populasi ikan di sejumlah wilayah Lembah Klang telah didominasi ikan sapu-sapu, sehingga mengancam kelangsungan spesies lokal.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan penangkapan massal sejak pertengahan April 2026. Dalam waktu sepekan, lebih dari 10 ton ikan sapu-sapu berhasil diangkat dari sejumlah sungai dan saluran air.

Meski demikian, para ahli menilai langkah tersebut belum cukup efektif untuk menekan populasinya. Ikan sapu-sapu memiliki kemampuan berkembang biak dengan sangat cepat, mampu bertelur ratusan butir dalam sekali pemijahan, serta tidak memiliki predator alami di perairan Asia Tenggara.

Selain itu, spesies ini mampu bertahan hidup di perairan yang tercemar karena dapat mengambil oksigen langsung dari udara. Kemampuan tersebut membuat ikan sapu-sapu lebih mudah beradaptasi dibandingkan ikan lokal.

Para peneliti juga mengingatkan bahwa ikan sapu-sapu dapat mengandung logam berat seperti timbal dan arsenik akibat hidup di dasar sungai yang tercemar. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mengonsumsinya meskipun populasinya melimpah.

Para pakar menilai pengendalian pencemaran sungai, pengawasan terhadap pelepasan spesies asing, serta edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar penyebaran ikan sapu-sapu tidak semakin meluas.

Tags: EkosistemIkan sapu-sapuJakartaMalaysiaMetapos.idspesies invasifSungai Ciliwung
Previous Post

Timur Tengah Kembali Bergejolak, AS Hantam Wilayah Strategis Iran

Next Post

Trump Ubah Aturan Visa, Mahasiswa Asing dan Jurnalis Terancam

Related Posts

Pemerintah Ambil Langkah Cepat Cegah Insiden Keamanan Pangan Terulang di Program MBG
Nasional

Pemerintah Evaluasi MBG, Ahli Dorong Sistem Berbasis Data

1 September 2026
BGN Siapkan Efisiensi Program MBG, Anggaran 2026 Berpotensi Dipangkas Rp39 Triliun
Nasional

Sekolah Didorong Jadi Simpul Pengawasan Program MBG

1 September 2026
Puan Minta Dugaan Ormas di Kerusuhan Demo 27 Agustus Diselidiki
Nasional

Puan Minta Dugaan Ormas di Kerusuhan Demo 27 Agustus Diselidiki

1 September 2026
Penulisan Ulang Sejarah RI Tuai Pro-Kontra, Kini Resmi Dirilis
Nasional

Penulisan Ulang Sejarah RI Tuai Pro-Kontra, Kini Resmi Dirilis

1 September 2026
BNPB Dalami Putusan MK, Aturan Penetapan Bencana Nasional Disiapkan
Nasional

BNPB Dalami Putusan MK, Aturan Penetapan Bencana Nasional Disiapkan

1 September 2026
9.205 Aduan Masyarakat Masuk ke DPR dalam Setahun
Nasional

9.205 Aduan Masyarakat Masuk ke DPR dalam Setahun

1 September 2026
Next Post
Dokter Ungkap Tanda Awal Penyakit Liver yang Sering Disangka GERD

Trump Ubah Aturan Visa, Mahasiswa Asing dan Jurnalis Terancam

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini