Metapos.id, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di saat yang sama, penyaluran ke seluruh SPBU tetap berlangsung sesuai ketentuan pemerintah.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa perusahaan terus memperkuat sistem distribusi energi di berbagai daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi terminal BBM, jaringan penyalur, armada distribusi, serta sistem pemantauan yang saling terhubung. Dengan dukungan itu, Pertamina menjaga kelancaran pasokan secara berkesinambungan.
Roberth menuturkan tim operasional terus mengawasi pergerakan stok dan penyaluran secara real time. Karena itu, perusahaan dapat mengambil langkah cepat ketika terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah tertentu.
Selain menjaga pasokan, Pertamina juga mengandalkan infrastruktur energi yang tersebar di berbagai daerah. Strategi tersebut membantu perusahaan mempertahankan stabilitas distribusi dan mempercepat penguatan suplai apabila diperlukan.
Di Regional Sulawesi, Pertamina mencatat konsumsi Pertalite mengalami kenaikan sekitar 5 hingga 7 persen setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.
Meskipun konsumsi meningkat, Pertamina memastikan kondisi persediaan tetap terkendali. Perusahaan juga menyatakan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah operasional Sulawesi masih dapat dipenuhi.
Sementara itu, penyaluran BBM subsidi tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Pertamina turut mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak dan memilih jenis BBM yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi tambahan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk memperoleh layanan dan informasi terkait produk maupun distribusi energi.






