Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Messi Jadi Sasaran Hujatan usai Piala Dunia 2026, Ini Penjelasan Pengamat

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
22 July 2026
in Internasional
Messi Jadi Sasaran Hujatan usai Piala Dunia 2026, Ini Penjelasan Pengamat

Metapos.id, Jakarta – Lionel Messi menjadi sorotan tajam sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. Kapten Timnas Argentina itu tak hanya mendapat perhatian karena penampilannya di lapangan, tetapi juga dibanjiri kritik dan berbagai tudingan yang ramai beredar di media sosial.

Perjalanan Argentina hingga babak final disebut ikut memicu munculnya beragam narasi. Sejumlah cuplikan pertandingan, keputusan wasit, hingga insiden yang melibatkan skuad La Albiceleste tersebar luas dan memunculkan anggapan bahwa Messi mendapat perlakuan istimewa.

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Gelombang kritik semakin menguat setelah Argentina gagal mempertahankan gelar juara usai kalah dari Spanyol di partai final. Berbagai kontroversi yang terjadi seusai pertandingan turut memperbesar sorotan terhadap sang megabintang.

Analis media sosial sekaligus content strategist, Rosie, menilai perubahan sentimen terhadap Messi tidak hanya dipengaruhi performanya di lapangan. Menurutnya, algoritma media sosial berperan besar dalam memperkuat penyebaran konten yang memancing emosi dan perdebatan.

Rosie menjelaskan, konten yang menggambarkan Messi secara negatif cenderung memperoleh interaksi tinggi sehingga lebih sering direkomendasikan oleh algoritma kepada pengguna lain. Kondisi tersebut membuat narasi tertentu semakin luas tersebar.

Ia juga menyebut pembentukan opini publik tidak selalu berasal dari informasi yang sepenuhnya salah. Potongan video atau cuplikan pertandingan yang diambil di luar konteks dapat membentuk persepsi berbeda ketika disebarkan secara berulang.

Selain itu, Rosie menyoroti fenomena illusory truth effect, yakni kecenderungan seseorang menganggap sebuah informasi benar karena terus-menerus melihatnya, meskipun kebenarannya belum terbukti.

Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga membuat produksi dan penyebaran konten dalam jumlah besar menjadi lebih cepat dan murah. Hal tersebut dinilai dapat mempercepat pembentukan opini publik melalui media sosial.

Tags: AIAlgoritmaArgentinakontroversiLionel Messimedia sosialMetapos.idPiala Dunia 2026
Previous Post

Pratikno Pastikan Kurikulum Pencegahan LGBT Disusun Bersama Sejumlah Kementerian

Next Post

Kasus Dugaan Penipuan yang Menimpa Tantri Kotak Masuk Polisi, Pelaku Masih Diburu

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
Kasus Dugaan Penipuan yang Menimpa Tantri Kotak Masuk Polisi, Pelaku Masih Diburu

Kasus Dugaan Penipuan yang Menimpa Tantri Kotak Masuk Polisi, Pelaku Masih Diburu

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini