Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kasus Dugaan Korupsi Kerja Sama Chip Malaysia–Arm Diselidiki Lembaga Antikorupsi

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
6 March 2026
in Internasional
Kasus Dugaan Korupsi Kerja Sama Chip Malaysia–Arm Diselidiki Lembaga Antikorupsi

Metapos.id, Jakarta – Lembaga antikorupsi Malaysia tengah menyelidiki dugaan korupsi dan penipuan dalam proyek kerja sama teknologi semikonduktor antara pemerintah Malaysia dan perusahaan desain chip asal Inggris, Arm Holdings. Nilai kesepakatan tersebut mencapai sekitar 1,1 miliar ringgit atau setara Rp4,7 triliun.

Kepala Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC), Azam Baki, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini menelusuri kemungkinan adanya penyalahgunaan wewenang, penipuan, serta masalah tata kelola dalam proyek tersebut. Ia menegaskan penyelidikan akan dilakukan secara objektif dan profesional.

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Dalam proses penyelidikan, MACC telah memanggil 12 orang untuk dimintai keterangan. Mereka terdiri dari seorang mantan menteri serta sejumlah pejabat dari kementerian ekonomi dan lembaga investasi pemerintah Malaysia.

Kesepakatan antara pemerintah Malaysia dan Arm sebelumnya diumumkan pada Maret 2025. Melalui perjanjian itu, pemerintah Malaysia berencana membayar sekitar US$250 juta selama 10 tahun untuk memperoleh desain chip dari Arm yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh produsen semikonduktor dalam negeri.

Selain menelusuri proyek kerja sama tersebut, lembaga antikorupsi Malaysia juga sedang memeriksa rencana akuisisi perusahaan konstruksi IJM Corporation Berhad oleh Sunway Group.

Arm sendiri merupakan perusahaan desain semikonduktor asal Inggris yang teknologinya digunakan secara luas di industri chip global.

Di sisi lain, Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Arm melalui Badan Pengelola Investasi Danantara. Melalui kerja sama tersebut, pemerintah Indonesia berencana mengembangkan enam desain chip berbasis intellectual property (IP) yang kepemilikannya berada di tangan Indonesia.

Pengembangan teknologi tersebut difokuskan pada sejumlah sektor strategis, seperti teknologi otomotif, Internet of Things (IoT), data center, peralatan rumah tangga, teknologi kendaraan otonom, hingga komputasi kuantum.

Tags: arm holdingschipMalaysiaMetapos.id
Previous Post

Kemenaker Tegaskan Kewajiban Pembayaran THR dan BHR bagi Pekerja

Next Post

Kim Jong Un Nyatakan Siap Dukung Iran, Klaim Satu Rudal Korut Bisa Hancurkan Israel

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
Kim Jong Un Nyatakan Siap Dukung Iran, Klaim Satu Rudal Korut Bisa Hancurkan Israel

Kim Jong Un Nyatakan Siap Dukung Iran, Klaim Satu Rudal Korut Bisa Hancurkan Israel

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini