Tuesday, May 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Harga BBM Naik, Ribuan Kapal Nelayan Pati Tak Bisa Melaut

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 May 2026
in Nasional
Harga BBM Naik, Ribuan Kapal Nelayan Pati Tak Bisa Melaut

Metapos.id, Jakarta – Ribuan kapal nelayan besar di Juwana, Kabupaten Pati, masih belum kembali melaut pada 2026. Lonjakan harga BBM non-subsidi menjadi faktor utama.

Harga BBM meningkat dari sekitar Rp17 ribu menjadi Rp30 ribu per liter sejak Maret 2026. Akibatnya, sekitar 1.200 kapal di atas 30 GT menghentikan operasional.

BACA JUGA

Ahmad Sahroni Minta Polri Telusuri Dalang Judi Online Jaringan WNA

Sempat Terpisah dari Rombongan, Pendaki di Gunung Mutis Berhasil Diselamatkan

Selain itu, banyak kapal tetap berlabuh di pelabuhan karena biaya yang semakin tinggi. Kondisi ini langsung menekan pendapatan para nelayan.

Dampaknya, puluhan ribu nelayan kehilangan mata pencaharian. Sementara itu, aktivitas lelang ikan di Juwana juga mengalami penurunan tajam.

Di sisi lain, industri pengolahan hasil laut ikut terkena imbas. Berkurangnya pasokan ikan membuat kegiatan produksi melambat.

Salah satu nelayan, Agus Utomo, menyampaikan biaya melaut kini sulit dijangkau. Oleh sebab itu, banyak nelayan memilih tidak beroperasi.

Ia juga menuturkan kondisi ini menyulitkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Karena itu, ia berharap pemerintah segera menyesuaikan harga BBM.

Sementara itu, pemilik kapal Mohammad Agung menilai kenaikan harga BBM sangat membebani. Ia menekankan bahwa BBM merupakan komponen terbesar dalam biaya operasional.

Menurutnya, sekitar 70 persen biaya melaut berasal dari bahan bakar. Dengan harga saat ini, kapal tidak mampu beroperasi.

Sebagai tindak lanjut, para nelayan berencana menggelar aksi pada 4 Mei 2026. Sekitar 10 ribu orang diperkirakan akan ikut serta.

Mereka mendesak penurunan harga BBM agar aktivitas melaut bisa kembali normal. Jika kondisi ini terus berlanjut, sektor perikanan dikhawatirkan akan melemah.

Tags: BBMekonomi nelayanHarga BBMJawa Tengahkapal nelayanMetapos.idNelayanPatiPerikanan
Previous Post

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

Next Post

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

Related Posts

Ahmad Sahroni Minta Polri Telusuri Dalang Judi Online Jaringan WNA
Nasional

Ahmad Sahroni Minta Polri Telusuri Dalang Judi Online Jaringan WNA

11 May 2026
Sempat Terpisah dari Rombongan, Pendaki di Gunung Mutis Berhasil Diselamatkan
Nasional

Sempat Terpisah dari Rombongan, Pendaki di Gunung Mutis Berhasil Diselamatkan

11 May 2026
Indonesia Masuk Radar Sindikat Judi Online Asia Tenggara
Nasional

Indonesia Masuk Radar Sindikat Judi Online Asia Tenggara

11 May 2026
Masjidil Haram Padat, Jemaah Haji 2026 Disarankan Kurangi Aktivitas Berat
Nasional

Masjidil Haram Padat, Jemaah Haji 2026 Disarankan Kurangi Aktivitas Berat

11 May 2026
Kemenhaj Tinjau Kesiapan Tenda Jemaah Haji Indonesia di Arafah
Nasional

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

11 May 2026
Kemenhaj Tinjau Kesiapan Tenda Jemaah Haji Indonesia di Arafah
Nasional

Menag Buka Pindapata Nasional Waisak 2026, Dihadiri 10 Ribu Umat Buddha

11 May 2026
Next Post
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini