Tuesday, May 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Apa Itu CNG? Alternatif LPG yang Sedang Didorong Pemerintah

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
5 May 2026
in Nasional
Apa Itu CNG? Alternatif LPG yang Sedang Didorong Pemerintah

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah tengah mengembangkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg. Langkah ini disampaikan oleh Bahlil Lahadalia sebagai upaya menekan impor gas nasional.

Kebijakan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan krisis energi global. Konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah mencari sumber energi yang lebih mandiri.

BACA JUGA

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Petir Sambar LAA, KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Operasi

CNG sendiri merupakan bahan bakar gas yang dihasilkan dari kompresi gas alam. Proses ini menghasilkan tekanan tinggi sekitar 200 hingga 250 bar.

Berbeda dengan LPG, CNG berasal dari gas alam seperti metana dan etana. Sementara LPG diproduksi dari penyulingan minyak bumi dengan komponen utama propana dan butana.

Dari sisi ketersediaan, bahan baku CNG lebih melimpah di dalam negeri. Hal ini membuat produksinya tidak bergantung pada impor seperti LPG.

Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun. Namun, sekitar 7 juta ton masih harus dipenuhi melalui impor.

Selain efisiensi, CNG juga menawarkan keunggulan dari sisi biaya dan lingkungan. Penggunaannya diperkirakan 30 hingga 40 persen lebih murah serta menghasilkan emisi yang lebih bersih.

Meski demikian, pengembangan CNG masih menghadapi tantangan infrastruktur. Pemerintah perlu menyiapkan distribusi dan teknologi pendukung sebelum diterapkan secara luas.

Tags: Bahlil LahadaliaCNGenergigas alamHeadlineLpg 3 kgMetapos.id
Previous Post

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Related Posts

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi
Nasional

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

5 May 2026
Petir Sambar LAA, KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Operasi
Nasional

Petir Sambar LAA, KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Operasi

4 May 2026
Gunung Semeru Siaga, Awan Panas Meluncur Hingga 1,2 Km
Nasional

Gunung Semeru Siaga, Awan Panas Meluncur Hingga 1,2 Km

4 May 2026
Intervensi Pemerintah di Ojol: Fee Turun ke 8 Persen, Aplikator Mulai Diakuisisi
Nasional

Intervensi Pemerintah di Ojol: Fee Turun ke 8 Persen, Aplikator Mulai Diakuisisi

4 May 2026
Terungkap! Gangguan Taksi Green SM Jadi Awal Tragedi Kereta Bekasi Timur
Nasional

Polda Metro Jaya Periksa Saksi Kunci Kecelakaan KA Bekasi Timur

4 May 2026
KPJ Capai 59 Ribu Penerima, Rano Karno Tekankan Manfaat Nyata bagi Buruh
Nasional

KPJ Capai 59 Ribu Penerima, Rano Karno Tekankan Manfaat Nyata bagi Buruh

3 May 2026
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini