Tuesday, August 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Apa Itu CNG? Alternatif LPG yang Sedang Didorong Pemerintah

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
5 May 2026
in Nasional
Apa Itu CNG? Alternatif LPG yang Sedang Didorong Pemerintah

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah tengah mengembangkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg. Langkah ini disampaikan oleh Bahlil Lahadalia sebagai upaya menekan impor gas nasional.

Kebijakan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan krisis energi global. Konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah mencari sumber energi yang lebih mandiri.

BACA JUGA

BPJS Kesehatan Ungkap 54 Juta Peserta Tak Aktif, Defisit Capai Rp2 Triliun Sebulan

Pengacara Nadiem Minta Hakim Banding Periksa Ulang Dua Bukti Penting

CNG sendiri merupakan bahan bakar gas yang dihasilkan dari kompresi gas alam. Proses ini menghasilkan tekanan tinggi sekitar 200 hingga 250 bar.

Berbeda dengan LPG, CNG berasal dari gas alam seperti metana dan etana. Sementara LPG diproduksi dari penyulingan minyak bumi dengan komponen utama propana dan butana.

Dari sisi ketersediaan, bahan baku CNG lebih melimpah di dalam negeri. Hal ini membuat produksinya tidak bergantung pada impor seperti LPG.

Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun. Namun, sekitar 7 juta ton masih harus dipenuhi melalui impor.

Selain efisiensi, CNG juga menawarkan keunggulan dari sisi biaya dan lingkungan. Penggunaannya diperkirakan 30 hingga 40 persen lebih murah serta menghasilkan emisi yang lebih bersih.

Meski demikian, pengembangan CNG masih menghadapi tantangan infrastruktur. Pemerintah perlu menyiapkan distribusi dan teknologi pendukung sebelum diterapkan secara luas.

Tags: Bahlil LahadaliaCNGenergigas alamHeadlineLpg 3 kgMetapos.id
Previous Post

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Next Post

Momen Spiritual di Raudhah, Jemaah Haji Madiun Teteskan Air Mata

Related Posts

BPJS Kesehatan Ungkap 54 Juta Peserta Tak Aktif, Defisit Capai Rp2 Triliun Sebulan
Nasional

BPJS Kesehatan Ungkap 54 Juta Peserta Tak Aktif, Defisit Capai Rp2 Triliun Sebulan

3 August 2026
Sidang Banding Nadiem Makarim
Nasional

Pengacara Nadiem Minta Hakim Banding Periksa Ulang Dua Bukti Penting

3 August 2026
Ramai Pagar Pengaman di Mal, DPR Imbau Publik Tak Sebarkan Spekulasi
Nasional

Ramai Pagar Pengaman di Mal, DPR Imbau Publik Tak Sebarkan Spekulasi

3 August 2026
Anggaran MBG Belum Dipisah Tahun Depan, Pemerintah Ikuti Tenggat Putusan MK
Nasional

Anggaran MBG Belum Dipisah Tahun Depan, Pemerintah Ikuti Tenggat Putusan MK

2 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Nasional

Lelang Aset Benny Tjokrosaputro Hasilkan Rp129,15 Miliar untuk Negara

1 August 2026
Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya
Nasional

Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya

1 August 2026
Next Post
Masuk Raudhah Gratis, PPIH Ingatkan Jemaah Hindari Penipuan

Momen Spiritual di Raudhah, Jemaah Haji Madiun Teteskan Air Mata

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini