Monday, May 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Gubernur Aceh: Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Baru 30 Persen di 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
25 May 2026
in Nasional
Gubernur Aceh: Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Baru 30 Persen di 2026

Metapos.id, Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) melaporkan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh baru mencapai sekitar 30 persen. Selain itu, ia menegaskan masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.

Sementara itu, Mualem memaparkan bahwa sejumlah infrastruktur penting masih mengalami kerusakan. Ia menyoroti kondisi jembatan dan fasilitas pendidikan yang masih memerlukan perbaikan lanjutan.

BACA JUGA

MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan 2026, Partai Terancam Dicoret Jika Tak Penuhi Syarat

KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

“Baru sekitar 30 persen yang terpenuhi,” ujar Mualem usai rapat bersama DPR dan pemerintah terkait pemulihan pascabencana Sumatera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendorong percepatan perbaikan di lapangan. Namun demikian, proses pemulihan masih menghadapi kendala teknis serta keterbatasan anggaran.

Sementara itu, pemerintah pusat menargetkan pemulihan permanen dapat rampung dalam tiga tahun. Target tersebut mencakup periode 2026 hingga 2028 melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Selain itu, Ketua Satgas sekaligus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyiapkan rencana induk atau Renduk sebagai acuan utama pemulihan. Rencana tersebut disusun berdasarkan data dari berbagai daerah dan kementerian terkait.

Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi antar lembaga. Dengan demikian, proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Tags: Acehbencana alamInfrastrukturMetapos.idMuzakir ManafSumatraTito karnavian
Previous Post

BYD Sebut Sistem God’s Eye Kurangi Insiden Berkendara

Next Post

KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

Related Posts

MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan 2026, Partai Terancam Dicoret Jika Tak Penuhi Syarat
Nasional

MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan 2026, Partai Terancam Dicoret Jika Tak Penuhi Syarat

25 May 2026
KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung
Nasional

KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

25 May 2026
Prabowo Tekankan Kepemimpinan Perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung Tahun 2026
Nasional

Prabowo Tekankan Kepemimpinan Perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung Tahun 2026

25 May 2026
Amicus Curiae Soroti Dakwaan Kasus Chromebook Nadiem Makarim
Nasional

Amicus Curiae Soroti Dakwaan Kasus Chromebook Nadiem Makarim

25 May 2026
Tim Olimpiade Fisika Indonesia Tempati Peringkat Kelima di APhO 2026
Nasional

Tim Olimpiade Fisika Indonesia Tempati Peringkat Kelima di APhO 2026

25 May 2026
Kisah Hendro Prasetyo Saat Ditahan Israel, Hadapi Penjara Gelap dan Mogok Makan
Nasional

Kisah Hendro Prasetyo Saat Ditahan Israel, Hadapi Penjara Gelap dan Mogok Makan

25 May 2026
Next Post
KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini