Friday, July 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Gubernur Aceh: Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Baru 30 Persen di 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
25 May 2026
in Nasional
Gubernur Aceh: Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Baru 30 Persen di 2026

Metapos.id, Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) melaporkan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh baru mencapai sekitar 30 persen. Selain itu, ia menegaskan masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.

Sementara itu, Mualem memaparkan bahwa sejumlah infrastruktur penting masih mengalami kerusakan. Ia menyoroti kondisi jembatan dan fasilitas pendidikan yang masih memerlukan perbaikan lanjutan.

BACA JUGA

Petinggi KPK Sambangi Purbaya di Kemenkeu, Ada Apa?

Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polisi, Imbau Publik Tak Berspekulasi

“Baru sekitar 30 persen yang terpenuhi,” ujar Mualem usai rapat bersama DPR dan pemerintah terkait pemulihan pascabencana Sumatera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendorong percepatan perbaikan di lapangan. Namun demikian, proses pemulihan masih menghadapi kendala teknis serta keterbatasan anggaran.

Sementara itu, pemerintah pusat menargetkan pemulihan permanen dapat rampung dalam tiga tahun. Target tersebut mencakup periode 2026 hingga 2028 melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Selain itu, Ketua Satgas sekaligus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyiapkan rencana induk atau Renduk sebagai acuan utama pemulihan. Rencana tersebut disusun berdasarkan data dari berbagai daerah dan kementerian terkait.

Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi antar lembaga. Dengan demikian, proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Tags: Acehbencana alamInfrastrukturMetapos.idMuzakir ManafSumatraTito karnavian
Previous Post

BYD Sebut Sistem God’s Eye Kurangi Insiden Berkendara

Next Post

KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

Related Posts

Petinggi KPK Sambangi Purbaya di Kemenkeu, Ada Apa?
Nasional

Petinggi KPK Sambangi Purbaya di Kemenkeu, Ada Apa?

9 July 2026
Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polisi, Imbau Publik Tak Berspekulasi
Nasional

Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polisi, Imbau Publik Tak Berspekulasi

9 July 2026
Heboh Kabar Penunggak Pajak Kendaraan Tak Bisa Beli Pertalite, Pertamina Buka Suara
Nasional

Heboh Kabar Penunggak Pajak Kendaraan Tak Bisa Beli Pertalite, Pertamina Buka Suara

9 July 2026
Kasus Dugaan TPPU, Uang Rp67 Miliar Disita dari Restoran de Clan dan Money Changer
Nasional

Kasus Dugaan TPPU, Uang Rp67 Miliar Disita dari Restoran de Clan dan Money Changer

9 July 2026
Rumah Jampidsus Febrie Dijaga Lebih dari 20 Prajurit TNI, Ada Kaitannya dengan Penggeledahan De Clan?
Nasional

Rumah Jampidsus Febrie Dijaga Lebih dari 20 Prajurit TNI, Ada Kaitannya dengan Penggeledahan De Clan?

8 July 2026
Polisi Peringatkan Jangan Halangi Penyidikan di Penggeledahan Cafe de’Clan
Nasional

Polisi Peringatkan Jangan Halangi Penyidikan di Penggeledahan Cafe de’Clan

8 July 2026
Next Post
KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

KAI Commuter Kecam Aksi Pelemparan KRL Rangkasbitung

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini