Friday, May 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Berakhir Februari–Maret, Kemarau Dimulai April

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
28 January 2026
in Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Berakhir Februari–Maret, Kemarau Dimulai April

Metapos.id, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pola iklim di Indonesia diperkirakan kembali berada dalam kondisi netral mulai April 2026. Fenomena La Nina lemah yang saat ini berlangsung diproyeksikan terus menurun intensitasnya dan tidak berkembang menjadi fase yang lebih kuat.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa pemantauan La Nina dilakukan melalui indeks Nino 3.4 di kawasan Samudra Pasifik. Berdasarkan hasil analisis prakiraan iklim, fenomena tersebut diperkirakan melemah secara bertahap hingga Maret 2026.

BACA JUGA

Hari Buruh 2026: Pengertian dan Sejarah May Day yang Perlu Diketahui

Waspada El Nino 2026, Ini Ancaman Kesehatan dan Cara Mencegahnya

Ia menuturkan, setelah fase La Nina berakhir, kondisi iklim nasional akan didominasi situasi netral tanpa pengaruh El Nino maupun La Nina hingga akhir tahun. Pernyataan tersebut disampaikan Faisal usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (28/1/2026).

BMKG menilai kondisi iklim netral berpotensi memberikan dampak positif, khususnya terhadap sektor pertanian dan upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, untuk proyeksi iklim jangka lebih panjang, BMKG masih menunggu hasil kajian lanjutan, termasuk kemungkinan munculnya fenomena El Nino pada 2027 yang berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang.

Untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, BMKG memperkirakan musim hujan akan berakhir pada rentang Februari hingga Maret 2026. Selanjutnya, musim kemarau diprediksi berlangsung mulai April hingga September, sebelum hujan kembali turun pada Oktober.

Adapun wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat memiliki karakteristik iklim yang berbeda karena berada di sekitar garis ekuator. Daerah-daerah tersebut umumnya mengalami dua periode musim hujan dan dua musim kemarau dalam satu tahun.

Saat ini, wilayah tersebut mulai memasuki fase kemarau awal dengan intensitas kekeringan yang relatif rendah.

Meski curah hujan masih berpotensi terjadi, BMKG mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap perlu diantisipasi.

Hujan diperkirakan kembali turun pada Mei hingga Juni, sebelum wilayah tersebut memasuki periode kemarau selanjutnya.

Faisal menegaskan bahwa perbedaan pola iklim ini merupakan karakter alami wilayah Indonesia, di mana daerah sekitar ekuator memiliki pola yang tidak sama dengan wilayah selatan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Tags: BMKGFenomena La NinahujaniklimkemarauMetapos.idPerkiraanTeuku Faisal Fathani
Previous Post

Polisi Jelaskan Kronologi Pelaporan Guru oleh Orang Tua Murid di Tangsel

Next Post

Menkeu Sebut Iuran RI ke Dewan Perdamaian Berpotensi Dibiayai APBN

Related Posts

Hari Buruh 2026: Pengertian dan Sejarah May Day yang Perlu Diketahui
Nasional

Hari Buruh 2026: Pengertian dan Sejarah May Day yang Perlu Diketahui

30 April 2026
Waspada El Nino 2026, Ini Ancaman Kesehatan dan Cara Mencegahnya
Nasional

Waspada El Nino 2026, Ini Ancaman Kesehatan dan Cara Mencegahnya

30 April 2026
Aturan Baru Impor Pangan Terbit, Pemerintah Jaga Keseimbangan Pasokan
Nasional

Khoirudin Diganti, DPRD DKI Sepakati Suhud Alynudin sebagai Ketua

30 April 2026
Aturan Baru Impor Pangan Terbit, Pemerintah Jaga Keseimbangan Pasokan
Nasional

Aturan Baru Impor Pangan Terbit, Pemerintah Jaga Keseimbangan Pasokan

30 April 2026
Pemprov DKI Siap Bangun Flyover dan Underpass Usai Sorotan Perlintasan Sebidang
Nasional

Pemprov DKI Siap Bangun Flyover dan Underpass Usai Sorotan Perlintasan Sebidang

30 April 2026
Pasca Kecelakaan Bekasi 2026, Menteri PPPA Klarifikasi dan Minta Maaf
Nasional

Pasca Kecelakaan Bekasi 2026, Menteri PPPA Klarifikasi dan Minta Maaf

30 April 2026
Next Post
Menkeu Sebut Iuran RI ke Dewan Perdamaian Berpotensi Dibiayai APBN

Menkeu Sebut Iuran RI ke Dewan Perdamaian Berpotensi Dibiayai APBN

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini