• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, March 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

BI Optimistis Pembiayaan dan Ekonomi Syariah Tetap Bertumbuh

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
4 June 2025
in Ekbis
Bank Indonesia: Inflasi Masih Aman meskipun Terus Merangkak Naik
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah di 2025 melambat yakni sebesar 8 persen hingga 11 persen atau lebih rendah dibandingkan dari target sebelumnya yang sebesar 11 persen hingga 13 persen.

Meski demikian, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) BI, Imam Hartono menyampaikan ekonomi dan pembiayaan syariah diperkirakan masih akan terus menunjukkan pertumbuhan positif.

Namun, ia menyampaikan terdapat sejumlah tantangan dalam mendorong pembiayaan perbankan syariah yaitu proyeksi pertumbuhan ekonomi 2025 yang diturunkan ke kisaran 4,6 persen hingga 5,4 persen dan dinamika perekonomian global.

Imam menekankan bahwa dinamika global tentu memberikan dampak terhadap perekonomian, baik syariah maupun konvensional, namun hal tersebut justru menjadi peluang untuk mengoptimalkan strategi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri.

“Tapi tentu nanti ini tetap akan kita pantau terus bagaimana perkembangannya. Jadi kalau dikatakan bahwa apakah ada dampak global, sudah pasti. Jadi artinya dampak global dan ekonomi ini sebenarnya sifatnya umum, baik itu berdampak kepada syariah maupun konvensional,” ujarnya dalam taklimat media BI, Rabu, 4 Juni.

Ia menjelaskan bahwa ekosistem syariah harus dibuat menarik dan memerlukan peran dari berbagai pihak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Imam menjelaskan saat ini, literasi masyarakat terhadap keuangan syariah tergolong cukup baik, namun tingkat inklusi nya masih rendah, dan hal ini berbeda dengan sistem keuangan konvensional, di mana tingkat inklusi cenderung lebih tinggi dibanding literasinya.

Menurutnya dengan kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi besar yang dapat dioptimalkan, sehingga salah satu strategi yang akan dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan perbankan syariah adalah dengan meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk-produk keuangan syariah.

Selain itu, ia menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa layanan keuangan syariah cenderung lebih mahal dibandingkan produk konvensional.

“Sekarang ini kita bersama kementerian/lembaga terkait melalui simulasi itu mencoba melakukan simulasi itu dari sisi pemahaman,” ungkapnya.

Selain edukasi, ia menyampaikan bahwa BI juga berupaya mengembangkan produk-produk keuangan syariah yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat salah satu inisiatif terbaru adalah mendorong hadirnya produk Shariah Restricted Investment Account (SRIA), hasil kolaborasi BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun, SRIA merupakan instrumen investasi syariah yang memberikan keleluasaan bagi investor untuk menentukan batasan pengelolaan dana mereka, agar sesuai dengan proyek atau sektor usaha tertentu.

Imam berharap dengan kehadiran SRIA dapat memperluas pilihan instrumen investasi syariah sekaligus meningkatkan minat masyarakat.

Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa BI dan OJK juga terus mendukung pengembangan unit usaha syariah di perbankan, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak alternatif layanan keuangan berbasis syariah.

“Tapi itu juga ternyata belum cukup. Karena kita pelaku usaha syariah kita harus diperkuat, diperkuat supaya saya bisa survive, supaya saya bisa berdaya saring,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, ia menegaskan bahwa BI berupaya mempertemukan sektor korporasi dengan sumber pembiayaan syariah dan sinergi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah secara lebih berkelanjutan di masa mendatang.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
online free course
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Bank IndonesiaEkonomi syariahMetapos.id
Aulia Fitrie

Aulia Fitrie

Related Posts

KBI Perkuat Sosialisasi Is-Ware Next Gen Jelang Musim Panen 2026

KBI Perkuat Sosialisasi Is-Ware Next Gen Jelang Musim Panen 2026

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), anggota holding BUMN Danareksa, terus memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional...

Nadiem Bantah Isu Penghasilan Rp6 Triliun, Sebut Salah Tafsir Data SPT

Nadiem Bantah Isu Penghasilan Rp6 Triliun, Sebut Salah Tafsir Data SPT

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim memberikan klarifikasi terkait isu lonjakan penghasilan sebesar...

BEI Hadirkan Mode Syariah di Aplikasi IDX Mobile untuk Permudah Investor

BEI Hadirkan Mode Syariah di Aplikasi IDX Mobile untuk Permudah Investor

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan fitur mode syariah pada aplikasi IDX Mobile sebagai upaya memperluas akses...

Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar 19 Maret 2026, Potensi Perbedaan Lebaran Masih Ada

Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar 19 Maret 2026, Potensi Perbedaan Lebaran Masih Ada

by Taufik Hidayat
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal 1 Syawal 1447 Hijriah...

Next Post
Menaker Yassierli Bantah soal Job Fair Cuma Formalitas Perusahaan

Menaker Yassierli Bantah soal Job Fair Cuma Formalitas Perusahaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Gelorakan Semangat Berbisnis, Bank Mandiri Kembali Gelar Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2024

Gelorakan Semangat Berbisnis, Bank Mandiri Kembali Gelar Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2024

17 September 2024
Sri Mulyani Kucurkan Rp14 Triliun ke KPU dan Rp5,5 Triliun ke Bawaslu untuk Biaya Pemilu 2024

Ini Pesan Menyentuh Sri Mulyani ke Mahasiswa LPDP

5 October 2022

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

12 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini