Metapos.id, Jakarta — PDI Perjuangan (PDIP) memberikan tanggapan terkait terbukanya kemungkinan kerja sama politik dengan Partai Gerindra untuk menghadapi Pemilu 2029.
Isu tersebut berkembang setelah Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terlihat akrab saat menghadiri peresmian LRT Jakarta, Rabu (16/9).
Ketua DPP PDIP Bidang Pemilu Eksekutif, Deddy Yevry Sitorus, menyebut pembahasan mengenai arah koalisi maupun pasangan calon untuk Pilpres 2029 belum waktunya dilakukan.
Ia mengatakan dinamika politik menuju pemilu masih cukup panjang sehingga pembahasan terkait koalisi akan dibicarakan pada momentum yang dianggap tepat.
“Soal pemilu saya kira terlalu pagi untuk dibicarakan sekarang, pemerintahan baru berjalan 2 tahun,” ujar Deddy, dikutip dari berbagai sumber, jumat (18/9).
“Tetapi soal peluang terkait pilpres ke depan, ada waktu yang tepat untuk dibicarakan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Deddy menghargai pernyataan Prabowo yang memberikan pujian kepada Pramono. Menurutnya, komunikasi tersebut menunjukkan adanya hubungan yang baik antara keduanya.
Deddy menilai interaksi Prabowo dan Pramono juga mencerminkan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
“Kami lebih menghargai jika semua pihak bekerja sama untuk kebaikan rakyat dan negeri hingga saatnya bicara soal pemilu nanti,” katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menyampaikan bahwa partainya siap membuka komunikasi dengan berbagai kekuatan politik menjelang Pemilu 2029.
Pernyataan tersebut muncul setelah perhatian publik tertuju pada kedekatan Prabowo, yang juga menjabat Ketua Umum Gerindra, dengan Pramono Anung dalam agenda peresmian LRT Jakarta.
Gerindra menyatakan peluang untuk bekerja sama dengan PDIP juga tetap terbuka, meskipun PDIP saat ini berada di luar pemerintahan.
“Gerindra membuka pintu selebar-lebarnya kepada kekuatan politik mana pun dalam konteks 2029 untuk, katakanlah bersama-sama,” ujar Sugiat dalam keterangannya, Kamis (17/9).
“Apakah nanti dalam konteks Pilpres dan lain sebagainya, Gerindra membuka peluang. Bahkan even dengan PDIP sekalipun,” imbuhnya.







