Monday, November 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Investasi Penting untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan PAD Kabupaten Dairi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 September 2026
in Nasional
Investasi Penting untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan PAD Kabupaten Dairi

Metapos.id, Jakarta — Investasi dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Selain mendorong aktivitas ekonomi, investasi juga dinilai dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat dan generasi muda.

Meski demikian, kehadiran investasi perlu didukung sejumlah faktor. Di antaranya kepastian hukum, proses perizinan yang mudah, keterbukaan informasi, infrastruktur yang memadai, serta pelayanan birokrasi yang cepat dan transparan.

BACA JUGA

Gerindra, PDIP, PKB Kompak Tanggapi Putusan MA soal Suket Gibran

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

Hal itu disampaikan Arifatullah Manik, Ketua Umum Aliansi Pemuda Milenial Sumatra Utara (APM-SU) sekaligus aktivis mahasiswa asal Dairi, dalam forum yang membahas peran generasi muda dalam pembangunan dan investasi di Kabupaten Dairi.

Arifatullah mengatakan pemuda harus mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah. Generasi muda, kata dia, tidak cukup hanya melihat perkembangan investasi, tetapi juga perlu terlibat dalam mengawal dan memanfaatkan peluang yang tersedia.

“Kalau bukan kita, siapa lagi ke depan? Kemajuan daerah itu ada di tangan kita sekarang,” ujar Arifatullah, kepada  Cobisnis.com, Kamis (17/9).

Ia menambahkan, peningkatan investasi perlu diikuti dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Pemerintah dan pihak terkait dinilai perlu memperbanyak pelatihan keterampilan, sertifikasi tenaga kerja, serta program pemberdayaan bagi pelaku usaha lokal.

Menurut Arifatullah, kesiapan SDM menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat setempat dapat ikut merasakan manfaat investasi.

Tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri akan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke dunia kerja.

“Yang perlu dibenahi itu mengenai SDM masyarakatnya dulu. Bayangkan ketika investasi berjalan, tetapi kita tidak mempunyai SDM yang mumpuni,” katanya.

Selain menciptakan pekerjaan, Arifatullah menyebut aktivitas perusahaan dapat memberikan dampak terhadap sektor ekonomi lainnya.

Perputaran ekonomi dapat meningkat melalui berkembangnya usaha masyarakat dan berbagai jasa yang mendukung kegiatan perusahaan.

Karena itu, ia mendorong pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan pemuda untuk membangun komunikasi bersama mengenai arah investasi di Dairi.

“Investasi harus dikelola secara transparan, taat aturan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan usaha lokal, serta memperkuat perekonomian dan kemandirian fiskal daerah.

Arifatullah juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan generasi muda untuk menjadi bagian dari pembangunan Dairi pada masa depan. Menurutnya, pemuda saat ini nantinya akan mengambil peran dalam berbagai posisi kepemimpinan.

“Kita harus mempersiapkan langkah-langkah untuk generasi yang akan datang. Saat ini kita bisa dikatakan 20 tahun lagi, mungkin ada kawan-kawan yang menjadi bupati, gubernur, atau ketua DPR,” katanya.

Ia mengatakan APM-SU akan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, termasuk pemerintah pusat, agar kebijakan investasi di Dairi tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Bagaimana kiranya investasi ini berjalan? Bagaimana investasi ini menjadi ruang, menjadi jalan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Dairi,” ujarnya.

APM-SU juga menilai potensi pertambangan Dairi, khususnya investasi PT Dairi Prima Mineral (PT DPM), perlu ditempatkan dalam ruang diskusi publik yang objektif.

Pemerintah Kabupaten Dairi sebelumnya menyampaikan bahwa PT DPM telah memperoleh persetujuan AMDAL dan perusahaan menyatakan komitmen untuk berinvestasi di Dairi dengan memperhatikan perlindungan lingkungan, tanggung jawab sosial dan tata kelola perusahaan.

“Kami mendukung investasi yang memberikan manfaat bagi Dairi, termasuk investasi pertambangan. Tetapi dukungan tersebut harus disertai pengawasan.

Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Kita ingin ada tenaga kerja lokal, UMKM lokal, peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur dan kontribusi ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

APM-SU berharap pemerintah Kabupaten Dairi dapat semakin aktif membangun iklim investasi yang sehat, cepat, transparan dan berkeadilan, sekaligus memastikan setiap investasi memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan PAD.

Dengan pertumbuhan ekonomi Dairi yang tercatat 4,97 persen pada 2024, APM-SU menilai penguatan investasi lintas sektor termasuk pertanian, pariwisata, industri pengolahan dan pertambangan dapat menjadi salah satu strategi untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Investasi Diminta Perhatikan Aturan Lingkungan

Sementara itu, Lingga Pangayumi Nasution menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan yang berlaku, khususnya bagi investasi di sektor pertambangan dan energi.

Menurutnya, perusahaan harus memenuhi berbagai persyaratan sebelum menjalankan kegiatan operasional. Aspek lingkungan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, termasuk pemenuhan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

“Sudah pasti dia harus memenuhi kriteria tadi yang saya sebutkan, AMDAL dan sebagainya. Kemudian dia membuka lapangan pekerjaan,” ujar Lingga.

Ia menjelaskan, kesempatan kerja yang muncul dari kegiatan perusahaan tidak terbatas pada pekerjaan teknis. Perusahaan juga membutuhkan tenaga administrasi dan pekerja untuk berbagai bidang pendukung.

Lingga juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kegiatan pertambangan. Ia mengatakan aktivitas pertambangan ilegal memiliki risiko karena tidak berjalan melalui mekanisme perizinan dan pengawasan resmi.

Menurutnya, keberlanjutan investasi perlu ditopang kepatuhan terhadap aturan, transparansi, keselamatan, pengawasan, serta manfaat ekonomi yang dapat dirasakan dan diukur oleh masyarakat.

Minim Lapangan Kerja Jadi Sorotan Pemuda

Ketua DPP GMNI Surya Nasution turut menyoroti persoalan kesempatan kerja bagi mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi.

Menurut Surya, lapangan pekerjaan menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dihadapi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan, termasuk mereka yang menempuh kuliah di luar daerah.

“Yang paling nyata bagi mahasiswa atau kita yang merupakan alumni perguruan tinggi adalah lapangan kerja,” ujar Surya.

Ia menilai investasi di Dairi dapat membuka kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi maupun masyarakat di sekitar wilayah investasi.

Dampaknya, kata dia, tidak hanya dirasakan oleh pekerja perusahaan. Aktivitas investasi juga dapat menggerakkan sektor lain, seperti usaha masyarakat, transportasi, jasa, dan kegiatan ekonomi pendukung.

Surya juga menilai keterlibatan pemuda dan putra daerah perlu menjadi perhatian. Investor diharapkan membuka kesempatan bagi masyarakat lokal untuk bekerja sekaligus meningkatkan keterampilan mereka.

“Sejauh mana investor-investor ini mau melibatkan pemuda setempat atau putra daerah untuk bekerja,” katanya.

Selain membuka peluang ekonomi, Surya mengatakan masyarakat dan mahasiswa tetap perlu ikut mengawasi kegiatan investasi.

Pengawasan diperlukan agar aktivitas perusahaan tetap memperhatikan lingkungan dan berjalan sesuai ketentuan.

Dengan keterlibatan pemerintah, investor, masyarakat, serta generasi muda, investasi di Dairi diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Tags: APM-SUGenerasi mudaInvestasi DairiLapangan kerjaMetapos.idPembangunan daerahPertumbuhan ekonomiSDM Dairi
Previous Post

Dua Kapal Wisata Tabrakan di Taman Nasional Komodo

Next Post

Review Resident Evil, Horor yang Bikin Tegang Sekaligus Tertawa

Related Posts

Gerindra, PDIP, PKB Kompak Tanggapi Putusan MA soal Suket Gibran
Nasional

Gerindra, PDIP, PKB Kompak Tanggapi Putusan MA soal Suket Gibran

1 November 2026
Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji
Nasional

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

1 November 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad
Nasional

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

1 November 2026
Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat
Nasional

Bea Cukai Ungkap Peredaran 3 Juta Batang Rokok Ilegal

31 October 2026
Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja
Nasional

Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja

31 October 2026
RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong
Nasional

RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong

31 October 2026
Next Post
Review Resident Evil, Horor yang Bikin Tegang Sekaligus Tertawa

Review Resident Evil, Horor yang Bikin Tegang Sekaligus Tertawa

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini