Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya. Wacana tersebut langsung memicu beragam reaksi dari warganet di media sosial.
Mengutip laporan New York Post, Trump menilai Infantino memiliki kemampuan menyatukan berbagai pihak dari banyak negara. Kedekatan keduanya disebut semakin erat selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sumber yang mengetahui pembahasan tersebut menyebut Trump memandang Infantino sebagai figur yang memiliki pengaruh global. Menurutnya, kandidat lain yang beredar dinilai kurang menarik dibandingkan Presiden FIFA yang telah menjabat sejak 2016 itu.
Selama memimpin FIFA, Infantino melakukan sejumlah perubahan besar, termasuk memperluas peserta Piala Dunia menjadi 48 tim dan menggelar edisi 2026 di tiga negara tuan rumah.
Hubungan Trump dan Infantino juga beberapa kali terlihat di hadapan publik sepanjang Piala Dunia 2026. Infantino bahkan beberapa kali memberikan apresiasi kepada Trump atas dukungannya terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.
Kabar mengenai peluang Infantino menjadi Sekjen PBB pun ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan pengalaman diplomatiknya, sementara lainnya menyindir bahwa jabatan Presiden FIFA seolah menjadi batu loncatan menuju posisi strategis di organisasi internasional.
Sejumlah pengguna media sosial Indonesia turut mengomentari isu tersebut. Ada yang menyinggung kedekatan Trump dengan Infantino, sementara lainnya mempertanyakan kelayakan seorang pemimpin organisasi sepak bola untuk memimpin lembaga internasional seperti PBB.







