Metapos.id, Jakarta – Musisi Iga Massardi meluapkan kekecewaannya terhadap promotor yang membatalkan secara sepihak penampilan band Barasuara dalam acara Riang Gembira Festival.
Pembatalan acara yang seharusnya digelar di Yogyakarta itu dinilai tidak hanya merugikan musisi, tetapi juga para penonton yang telah melakukan berbagai persiapan.
“Ada yang sudah beli tiket. Pembatalan acara bukan cuma soal event yang tidak jadi berlangsung. Ini soal banyak orang yang sudah mengorbankan waktu, tenaga, dan uang,” ujar Iga melalui media sosialnya.
Ia menyoroti banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan penonton, mulai dari pemesanan hotel, pembelian tiket transportasi, hingga mengambil cuti demi menghadiri festival tersebut.
Iga juga mengkritik keras promotor yang dianggap tidak siap dalam menyelenggarakan acara. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakprofesionalan yang merugikan banyak pihak.
“Jangan asal bikin event lalu merusak rencana dan rezeki banyak orang. Itu zalim,” tegasnya.
Menurutnya, dampak dari festival yang tidak berjalan sesuai rencana tidak hanya dirasakan penonton, tetapi juga merembet ke berbagai pihak dalam ekosistem industri musik, seperti vendor, artis, tenant, hingga tim produksi.
Meski demikian, Iga tetap memberikan apresiasi kepada penyelenggara acara yang bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. Ia berharap ke depan hanya promotor yang serius yang dapat bertahan dalam industri.
“Semoga yang tidak bertanggung jawab pelan-pelan hilang, dan yang benar-benar niat bekerja dengan baik yang terus bertahan,” tutupnya.














