Monday, August 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dari Dapur ke Desa, SPPG di Sumba dan Tasikmalaya Bangun Ekosistem Pangan Lokal

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
19 March 2026
in Nasional
BGN Hentikan Sementara 1.512 Dapur Program MBG di Pulau Jawa

Metapos.id, Jakarta – Program Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di sejumlah daerah mulai menunjukkan dampak positif, tidak hanya bagi pemenuhan gizi anak, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Di tengah upaya Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat standar mutu layanan, sejumlah SPPG justru berhasil menjadi contoh keberhasilan program yang terintegrasi dengan masyarakat sekitar.

Salah satu kisah datang dari SPPG Kadi Wano di Wewewa Timur, Sumba Barat Daya. Di bawah kepemimpinan Edwin Putra Kadege, SPPG ini mampu menghadirkan menu makanan yang dinanti oleh para siswa. Kehadiran program ini turut meningkatkan semangat anak-anak untuk bersekolah, terutama bagi mereka yang sebelumnya sering datang tanpa sarapan.

BACA JUGA

Anggaran MBG Belum Dipisah Tahun Depan, Pemerintah Ikuti Tenggat Putusan MK

Lelang Aset Benny Tjokrosaputro Hasilkan Rp129,15 Miliar untuk Negara

Temuan tersebut sejalan dengan hasil riset Research Institute Of Socio-Economic Development (RISED) terkait dampak awal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Direktur RISED, M. Fajar Rachmadi, menyebutkan bahwa sekitar 50 persen orang tua melihat anak mereka lebih ceria, sementara 48 persen menilai anak menjadi lebih jarang sakit setelah menerima manfaat program.

Tak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, SPPG juga berperan dalam menggerakkan ekonomi lokal. Di Sumba, kebutuhan bahan pangan seperti sayur-mayur dipasok langsung oleh petani setempat, sehingga menciptakan perputaran ekonomi yang berkelanjutan. Petani kini memiliki kepastian pasar karena SPPG bertindak sebagai pembeli utama hasil panen mereka.

Hal serupa juga terlihat di SPPG Cibuntu, Kecamatan Taraju, Tasikmalaya. Dengan tingkat pemenuhan pangan lokal mencapai 85 persen, SPPG ini menggandeng berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, pedagang pasar, hingga karang taruna untuk membangun ekosistem pangan yang kuat.

Menurut mitra SPPG Cibuntu, Tino Rirantino, kehadiran program ini bahkan mendorong perubahan pola tanam petani. Jika sebelumnya buah harus didatangkan dari luar daerah, kini petani lokal mulai menanam sendiri agar hasilnya dapat diserap langsung oleh SPPG.

Selain aspek ekonomi, keberhasilan SPPG juga ditentukan oleh konsistensi dalam menjaga kualitas layanan. Pengelola dituntut untuk memastikan kebersihan dapur, kualitas bahan baku, serta keseimbangan nutrisi sesuai kebutuhan anak. Kreativitas dalam menyusun menu berbasis selera lokal juga menjadi kunci agar makanan dapat diterima dengan baik.

Kolaborasi dengan pihak sekolah turut memperkuat implementasi program. Guru dilibatkan dalam proses distribusi untuk memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang merata. Bahkan, SPPG Cibuntu juga menjalankan program tanggung jawab sosial melalui bantuan sarana pendidikan bagi anak yatim di lingkungan sekitar.

Melalui berbagai upaya tersebut, SPPG kini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan bergizi, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam membangun kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Tags: badan gizi nasionalProgram mbgSPPGsppg sumba tasikmalaya
Previous Post

Hasil Sidang Isbat: Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Next Post

Diduga Kena Serangan Iran, F-35 AS Gagal Misi dan Mendarat Darurat

Related Posts

Anggaran MBG Belum Dipisah Tahun Depan, Pemerintah Ikuti Tenggat Putusan MK
Nasional

Anggaran MBG Belum Dipisah Tahun Depan, Pemerintah Ikuti Tenggat Putusan MK

2 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Nasional

Lelang Aset Benny Tjokrosaputro Hasilkan Rp129,15 Miliar untuk Negara

1 August 2026
Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya
Nasional

Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya

1 August 2026
Dampak Kemarau Meningkat, BPBD Catat 140 Ribu Warga Bogor Alami Krisis Air
Nasional

Dampak Kemarau Meningkat, BPBD Catat 140 Ribu Warga Bogor Alami Krisis Air

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Nasional

Polda Metro Siapkan Pengamanan Ketat untuk Zikir Kebangsaan HUT RI

1 August 2026
Chairul Tanjung: Hoegeng Awards 2026 Jadi Cermin Banyaknya Polisi Berdedikasi dan Berintegritas
Nasional

Chairul Tanjung: Hoegeng Awards 2026 Jadi Cermin Banyaknya Polisi Berdedikasi dan Berintegritas

1 August 2026
Next Post
Diduga Kena Serangan Iran, F-35 AS Gagal Misi dan Mendarat Darurat

Diduga Kena Serangan Iran, F-35 AS Gagal Misi dan Mendarat Darurat

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini