Metapos.id, Jakarta –
Prudential Syariah bersama Lembaga Amil Zakat Al Azhar menyalurkan bantuan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. Bantuan tersebut berupa renovasi 11 ruang kelas sekolah dan pembangunan musala di Kabupaten Nagekeo.
Program Prudential Syariah tersebut diharapkan dapat memulihkan akses pendidikan bagi lebih dari 200 siswa yang terdampak bencana. Kehadiran musala juga diharapkan dapat mengembalikan ruang ibadah sekaligus tempat masyarakat setempat berkumpul dan beraktivitas.
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 berdampak terhadap layanan dasar masyarakat di Kabupaten Nagekeo. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo mencatat sebanyak 328 sekolah mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
Kerusakan sekolah membuat sebagian besar siswa masih harus mengikuti kegiatan belajar di pos pengungsian maupun rumah warga yang tidak terdampak. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum mencatat 300 unit rumah ibadah rusak di wilayah terdampak gempa Flores, termasuk Kabupaten Nagekeo.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan bantuan yang diberikan tidak berhenti pada kebutuhan darurat. Menurutnya, pemulihan sekolah dan musala merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan sehari-hari setelah bencana.
Direktur Utama Lembaga Amil Zakat dan Wakaf Al Azhar Ali Subkhan mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen dalam memberikan dukungan kepada masyarakat selama proses pemulihan pascabencana. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.
Prudential Syariah berupaya memastikan dukungan bagi masyarakat terdampak dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Upaya tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga mendukung masyarakat agar dapat kembali beraktivitas dan membangun kehidupan setelah bencana.
Prudential Syariah menyatakan perlindungan memiliki makna yang lebih luas dari sekadar dukungan finansial bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dan bantuan berkelanjutan, perusahaan berupaya turut menjaga kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.






