Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Hasil Sidang Isbat: Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
19 March 2026
in Nasional
Hasil Sidang Isbat: Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama kembali menggelar sidang isbat guna menentukan awal Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, para ahli falak dan astronomi, serta perwakilan dari BMKG, Badan Informasi Geospasial, dan Planetarium Jakarta.

Sidang isbat menjadi wujud peran pemerintah (ulil amri) dalam memfasilitasi penetapan waktu ibadah umat Islam, khususnya yang berkaitan dengan hari besar keagamaan seperti Idulfitri. Selain itu, forum ini juga berfungsi sebagai ruang musyawarah untuk menjaga kesatuan umat dalam menentukan awal bulan Hijriah.

BACA JUGA

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

Sebelum sidang utama, rangkaian kegiatan diawali dengan seminar yang disiarkan secara terbuka melalui kanal media sosial Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Seminar tersebut mengulas prinsip serta metode penentuan awal bulan Qamariah, yang dilengkapi dengan diskusi panel dari berbagai sudut pandang keilmuan.

Dalam proses penentuan, Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Namun, berdasarkan perhitungan hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia saat pengamatan berada pada ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hilal belum memenuhi standar visibilitas yang ditetapkan.

Hasil rukyat yang dilakukan di 117 titik pemantauan di berbagai daerah, dari Papua hingga Aceh, juga tidak menemukan adanya laporan terlihatnya hilal.

Berdasarkan hasil hisab dan rukyat tersebut, serta melalui kesepakatan bersama para ulama, ahli, dan perwakilan ormas Islam, pemerintah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Pemerintah berharap keputusan ini dapat menjadi acuan bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idulfitri secara serempak, sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Tags: ahli falakBMKGHilal tidak terlihatKemenagKomisi VIII DPR RIMetapos.idMUIormas IslamSidang Isbat
Previous Post

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Dunia Bisnis Indonesia Berduka

Next Post

Dari Dapur ke Desa, SPPG di Sumba dan Tasikmalaya Bangun Ekosistem Pangan Lokal

Related Posts

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji
Nasional

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

1 November 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad
Nasional

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

1 November 2026
Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat
Nasional

Bea Cukai Ungkap Peredaran 3 Juta Batang Rokok Ilegal

31 October 2026
Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja
Nasional

Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja

31 October 2026
RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong
Nasional

RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong

31 October 2026
Prabowo Buka Kampus Taruna Nusantara, 677 Siswa Diminta Jadi Generasi Cinta Tanah Air
Nasional

Prabowo Buka Kampus Taruna Nusantara, 677 Siswa Diminta Jadi Generasi Cinta Tanah Air

30 October 2026
Next Post
BGN Hentikan Sementara 1.512 Dapur Program MBG di Pulau Jawa

Dari Dapur ke Desa, SPPG di Sumba dan Tasikmalaya Bangun Ekosistem Pangan Lokal

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini