Sunday, September 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BGN: Bupati hingga Lurah Boleh Awasi Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 March 2026
in Nasional
BGN: Bupati hingga Lurah Boleh Awasi Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Metapos.id, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengawasan tersebut dapat dilakukan mulai dari tingkat bupati, wali kota, hingga lurah.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa kepala daerah diperbolehkan meninjau langsung dapur MBG guna memastikan menu makanan yang disajikan sesuai dengan anggaran serta standar yang telah ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program MBG yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong para kepala daerah memanfaatkan kegiatan seperti Safari Ramadhan untuk melihat langsung proses penyediaan makanan di dapur MBG.

Menurut Nanik, keterlibatan pemerintah daerah dalam pengawasan program ini mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Pelaksanaan Program MBG yang melibatkan 17 kementerian dan lembaga. Dalam aturan tersebut, Kementerian Dalam Negeri menjadi salah satu anggota tim koordinasi, sehingga jajaran pemerintah daerah dapat ikut terlibat dalam pengawasan.

Dengan dasar aturan tersebut, pejabat daerah mulai dari camat hingga lurah juga memiliki kewenangan untuk memantau kegiatan di dapur MBG. Pengawasan ini tidak hanya mencakup kualitas menu makanan, tetapi juga kondisi lingkungan dapur.

BGN mencatat, beberapa dapur MBG sempat mendapat penolakan dari warga karena lokasinya berada di area permukiman. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta memastikan keberadaan dapur tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.

Apabila ditemukan pelanggaran serius, seperti kondisi dapur yang tidak layak atau menimbulkan kasus keracunan makanan, kepala daerah bahkan dapat mengirimkan rekomendasi penutupan kepada BGN.

BGN menegaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah tidak hanya menambah jumlah dapur MBG, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan standar operasionalnya agar program tersebut berjalan lebih baik.

Tags: BGNBupati camat lurahDapur mbgKewenanganMetapos.idNanik S. DeyangPemerintahPengawasanpenyediaan
Previous Post

Driver Ojol Bersiap! Bonus Hari Raya 2026 Segera Cair, Ini Rincian Nominalnya

Next Post

Utang Berujung Penculikan, Keluarga Jombang Disekap di Bangkalan dan Akhirnya Diselamatkan Polisi

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Utang Berujung Penculikan, Keluarga Jombang Disekap di Bangkalan dan Akhirnya Diselamatkan Polisi

Utang Berujung Penculikan, Keluarga Jombang Disekap di Bangkalan dan Akhirnya Diselamatkan Polisi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini