Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Tiga Penambang Lokal Diduga Terjebak di Tambang Emas Pongkor, Bogor

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
20 January 2026
in Nasional
Tiga Penambang Lokal Diduga Terjebak di Tambang Emas Pongkor, Bogor

Metapos.id, Jakarta — Tim SAR gabungan hingga kini masih melaksanakan operasi pencarian terhadap tiga penambang lokal yang diduga terjebak di kawasan tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pencarian dilakukan setelah peristiwa kepulan asap yang muncul di dalam lubang tambang sekitar sepekan lalu.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan laporan terkait dugaan keberadaan tiga penambang tersebut diterima pada Minggu (18/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi itu berasal dari keterangan sejumlah penambang yang berhasil menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

“Berdasarkan informasi yang kami terima, masih ada tiga penambang yang diduga berada di dalam area tambang dan membutuhkan pertolongan,” ujar Desiana dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1).
Ketiga penambang yang dilaporkan tertinggal masing-masing berinisial AK, AJ, dan AD. Mereka merupakan warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Dalam proses pencarian, tim SAR lebih dulu berkoordinasi dengan PT Aneka Tambang (Antam) sebagai pengelola wilayah tambang. Dari hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa lokasi tambang yang dimasuki para penambang merupakan area yang telah ditutup dan tidak beroperasi selama lebih dari 10 tahun.

Desiana menjelaskan, sebelum melakukan upaya evakuasi, tim SAR melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi di dalam tambang. Hasil penilaian menunjukkan bahwa area tersebut memiliki risiko tinggi akibat struktur yang tidak stabil, akses yang sempit, serta adanya kandungan gas beracun yang berpotensi membahayakan keselamatan petugas.

“Kondisi di dalam tambang sangat berbahaya. Struktur labil dan keberadaan gas beracun menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi,” jelasnya.

Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas Special Group (BSG) dan Kantor SAR Jakarta, dengan pendampingan dari Emergency Response Team PT Antam. Seluruh tahapan pencarian dan evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan.

Sebelumnya, pihak kepolisian memastikan tidak terjadi ledakan di area tambang emas PT Antam UBPE Pongkor. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyebut peristiwa yang terjadi adalah kemunculan kepulan asap pada Selasa (13/1) sekitar pukul 00.30 WIB di salah satu level tambang.

Hingga kini, penyebab kemunculan asap tersebut masih dalam proses penyelidikan karena tingginya kadar karbon monoksida di dalam lubang tambang. General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, mengungkapkan kadar karbon monoksida sempat mencapai sekitar 1.200 ppm, jauh di atas ambang batas aman, yang diduga berasal dari terbakarnya material kayu penyangga di dalam tambang.

Akibat kondisi yang membahayakan tersebut, seluruh aktivitas pertambangan di area terkait dihentikan sementara dan seluruh pekerja dievakuasi dari lokasi.

Tags: BogorMetapos.idpencarianPongkorPT AntamSAR gabungantiga penambang lokal
Previous Post

RUU Hak Cipta Revisi Tetapkan Royalti Pertunjukan Lunas 30 Hari

Next Post

Sidang Korupsi Minyak Mentah, Ahok Dijadwalkan Hadir Jadi Saksi Pekan Depan

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Sidang Korupsi Minyak Mentah, Ahok Dijadwalkan Hadir Jadi Saksi Pekan Depan

Sidang Korupsi Minyak Mentah, Ahok Dijadwalkan Hadir Jadi Saksi Pekan Depan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini