Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pertamina Tegas! Motor Bertangki Modifikasi Tak Dilayani Beli Pertalite di SPBU

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
21 July 2026
in Nasional
Pertamina Tegas! Motor Bertangki Modifikasi Tak Dilayani Beli Pertalite di SPBU

Metapos.id, Jakarta – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Barat mulai memperketat pengawasan terhadap pembelian BBM subsidi. Salah satu langkah yang diterapkan adalah menolak pengisian Pertalite bagi sepeda motor yang menggunakan tangki modifikasi atau tidak sesuai standar pabrikan.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penertiban Program Subsidi Tepat guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. Selain penolakan pengisian, kendaraan yang terbukti melanggar juga terancam diblokir QR Code Subsidi Tepat sehingga tidak lagi dapat membeli BBM subsidi.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, mengatakan penertiban kendaraan bertangki modifikasi telah dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya menyasar kendaraan dengan tangki yang telah diubah, tetapi juga kendaraan yang melakukan pengisian berulang atau menggunakan QR Code yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan.

Langkah tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan kepolisian setelah terungkap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di kawasan Kota Baru, Pontianak. Dalam operasi tersebut, polisi menyita 37 jeriken berisi Pertalite serta satu unit sepeda motor yang telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar.

Pertamina menegaskan kendaraan yang terbukti melanggar ketentuan akan dikenai sanksi berupa pemblokiran QR Code Program Subsidi Tepat.

Sementara itu, Supervisor SPBU Pertamina 64.781.03, Taang, mengatakan saat ini hampir seluruh kendaraan yang mengisi BBM di SPBU yang dikelolanya telah menggunakan tangki sesuai spesifikasi pabrikan.

Ia menjelaskan, pada awal penerapan aturan masih ditemukan pengendara dengan tangki modifikasi. Petugas memberikan teguran dan menolak pengisian sesuai ketentuan sehingga kendaraan tersebut tidak lagi melakukan pengisian di SPBU tersebut.

Menurut Taang, penggunaan tangki berkapasitas besar juga berpotensi memperpanjang antrean karena volume BBM yang diisi jauh lebih banyak dibandingkan kendaraan standar.

Di sisi lain, Satreskrim Polresta Pontianak mengimbau masyarakat tidak melakukan pelangsiran, penimbunan, maupun bentuk penyalahgunaan BBM subsidi lainnya. Aparat memastikan pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan agar distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran.

Tags: bbm subsidiKalimantan BaratMetapos.idPertalitePertaminaQR Code Subsidi TepatSPBUTangki Modifikasi
Previous Post

Yuan Garden Hotel Pasar Baru Hadirkan SIXPERIENCE untuk Rayakan 6 Tahun

Next Post

Mulai 1 Agustus 2026, Sampah di Bantargebang Tak Lagi Ditumpuk Terbuka

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Mulai 1 Agustus 2026, Sampah di Bantargebang Tak Lagi Ditumpuk Terbuka

Mulai 1 Agustus 2026, Sampah di Bantargebang Tak Lagi Ditumpuk Terbuka

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini