Metapos.id, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dijadwalkan melakukan perjalanan ke Eropa pada akhir Januari hingga awal Februari 2026. Agenda tersebut menjadi bagian penting dari upaya PSSI memperkuat skuad Garuda dengan memantau langsung para pemain keturunan Indonesia yang berkarier di Benua Biru.
Langkah ini dinilai krusial mengingat padatnya agenda Timnas Indonesia sepanjang 2026, mulai dari FIFA Series pada Maret, sejumlah FIFA Matchday, hingga Piala AFF 2026 yang akan bergulir mulai 25 Juli. Seluruh persiapan tersebut diarahkan untuk misi jangka panjang, yakni meningkatkan kualitas skuad demi target lolos ke Piala Dunia 2030.
Dalam keterangannya di Jakarta, Herdman menegaskan pentingnya kehadiran pemain yang terbiasa bersaing di level tertinggi Eropa.
“Untuk bisa bersaing di level dunia, Anda membutuhkan pemain yang terbiasa bermain di liga-liga top,” ujar Herdman, Rabu (21/1/2026).
Berikut empat pemain keturunan Indonesia yang berpotensi dipantau John Herdman selama kunjungannya ke Eropa.
1. Pascal Struijk (Leeds United)
Nama Pascal Struijk kembali mencuat sebagai kandidat utama. Pemain yang kini membela Leeds United tersebut memiliki pengalaman panjang di kompetisi elite Inggris dan dinilai mampu memberi dampak signifikan, terutama untuk memperkuat lini depan dan pertahanan Timnas Indonesia.
Meski sempat ditemui Patrick Kluivert pada Mei 2025 lalu tanpa kesepakatan, Struijk tetap menjadi target menarik. Namun, dalam wawancara dengan ESPN pada 16 Januari 2026, ia menyatakan masih memprioritaskan peluang membela Timnas Belanda. Kendati demikian, Struijk belum pernah bertemu langsung dengan Herdman, sehingga peluang pendekatan ulang masih terbuka.
2. Laurin Ulrich (1. FC Magdeburg)
Gelandang muda Laurin Ulrich menjadi opsi potensial lainnya. Pemain yang kerap memperkuat Timnas Jerman kelompok umur ini dikenal memiliki visi bermain, kecerdasan taktik, serta kemampuan mengatur tempo permainan.
Ulrich sebelumnya menyatakan tidak sepenuhnya menutup peluang membela Timnas Indonesia. Meski fokus utamanya masih pada Timnas Jerman, pintu komunikasi dinilai masih terbuka bagi PSSI dan Herdman.
3. Jenson Seelt (Wolfsburg)
Jenson Seelt merupakan nama yang sudah lama masuk radar PSSI sejak era Shin Tae-yong dalam proyek Timnas kelompok umur. Upaya pendekatan terus berlanjut, termasuk saat Patrick Kluivert memantau langsung aksinya pada Januari 2025.
Kini, peran Herdman dinilai krusial untuk meyakinkan bek yang saat ini berstatus pinjaman dari Sunderland ke Wolfsburg tersebut agar bersedia berkomitmen membela Timnas Indonesia.
4. Dean Zandbergen (VVV-Venlo)
Berbeda dengan kandidat lainnya, Dean Zandbergen justru secara terbuka menunjukkan ketertarikannya membela Timnas Indonesia. Striker bertubuh jangkung ini dinilai cocok dengan gaya permainan Herdman yang mengandalkan duel udara dan kekuatan fisik di lini depan.
Dalam pernyataannya melalui kanal YouTube Yussa Nugraha, Zandbergen mengaku masih menunggu komunikasi lanjutan dari PSSI dan siap jika mendapat kesempatan memperkuat skuad Garuda.
Kunjungan John Herdman ke Eropa diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperdalam kualitas Timnas Indonesia, sekaligus menentukan arah komposisi skuad Garuda untuk menghadapi tantangan besar sepanjang 2026 dan seterusnya.













