Thursday, September 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Warga Korban Banjir di Sumatera Dikeluhkan Diminta KTP/KK Sebelum Menerima Bantuan”

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 December 2025
in Nasional
Warga Korban Banjir di Sumatera Dikeluhkan Diminta KTP/KK Sebelum Menerima Bantuan”

Metapos.id, Jakarta — Proses penyaluran bantuan setelah bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah di Sumatera menuai kritik karena syarat administrasi yang dianggap memberatkan korban.

Sejak 22–27 November 2025, tiga provinsi — Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat — dilanda banjir bandang dan longsor hebat, yang menyebabkan kerusakan infrastruktur besar dan memutus akses darat ke banyak wilayah.

BACA JUGA

Hari Ketiga, SAR Perluas Pencarian Jurnalis

BNN Dorong Larangan Total Rokok Elektrik

Imbasnya, distribusi bantuan dan logistik terhambat, dan korban kesulitan mendapatkan bahan pangan. Di beberapa lokasi terdampak, warga bahkan dilaporkan terpaksa menjarah minimarket dan gudang penyimpanan termasuk gudang milik Bulog untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Keluhan muncul setelah sebuah video viral menunjukkan bahwa warga terdampak banjir dipersyaratkan menunjukkan dokumen identitas KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebelum diperbolehkan mengambil bantuan makanan di posko.

Para korban dan sejumlah aktivis mempermasalahkan kebijakan tersebut, dengan mempertanyakan bagaimana penerapan aturan administratif ketika banyak korban kehilangan dokumen penting akibat bencana.

Insiden ini menjadi sorotan serius dan memicu perdebatan publik mengenai etika penyaluran bantuan bencana: apakah syarat identitas dibenarkan di tengah situasi darurat atau justru memperparah kesulitan warga yang sudah terdampak. Hingga saat ini, sejumlah pihak menyerukan agar distribusi bantuan dilakukan dengan lebih fleksibel, tanpa beban administratif yang memberatkan.

Tags: administrasiBantuanKKkritikKTPlogistik terhambatMetapos.id
Previous Post

Kemenhut Segel Area Konsesi PT Toba Pulp Lestari, Diduga Berkaitan dengan Banjir Besar di Sumatera

Next Post

Dua Peserta Trail Run di Lawu Tewas akibat Serangan Jantung

Related Posts

Memasuki hari ketiga, Tim SAR Gabungan memperluas pencarian delapan orang yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda.
Nasional

Hari Ketiga, SAR Perluas Pencarian Jurnalis

10 September 2026
BNN mengusulkan pelarangan total rokok elektrik melalui Perpres untuk mengantisipasi penyalahgunaan zat berbahaya dalam vape.
Nasional

BNN Dorong Larangan Total Rokok Elektrik

10 September 2026
Parpol Berburu Influencer, Seberapa Efektif Dongkrak Suara Pemilih?
Nasional

Parpol Berburu Influencer, Seberapa Efektif Dongkrak Suara Pemilih?

10 September 2026
AHY: Politik Boleh Bersaing, Persatuan Jangan Hilang
Nasional

AHY: Politik Boleh Bersaing, Persatuan Jangan Hilang

10 September 2026
Prabowo Puji Sikap Demokrat Saat Tak Berada di Pemerintahan
Nasional

Prabowo Puji Sikap Demokrat Saat Tak Berada di Pemerintahan

10 September 2026
Kopdes Merah Putih di Lereng Gunung Prau Berutang Rp130 Juta
Nasional

Kopdes Merah Putih di Lereng Gunung Prau Berutang Rp130 Juta

10 September 2026
Next Post
Dua Peserta Trail Run di Lawu Tewas akibat Serangan Jantung

Dua Peserta Trail Run di Lawu Tewas akibat Serangan Jantung

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini