Sunday, October 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AHY: Politik Boleh Bersaing, Persatuan Jangan Hilang

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
10 September 2026
in Nasional
AHY: Politik Boleh Bersaing, Persatuan Jangan Hilang

Metapos.id, Jakarta — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut dinamika politik di Indonesia berlangsung kompetitif. Menurutnya, kondisi tersebut muncul karena setiap kekuatan politik memiliki target untuk memenangkan kontestasi.

AHY mengatakan, kemenangan dalam kompetisi politik juga berkaitan dengan keinginan setiap pihak untuk memperoleh ruang yang lebih besar, baik di pemerintahan maupun parlemen.

BACA JUGA

Tito Minta Pemerintah Daerah Sisihkan Dana untuk Bedah Rumah Warga

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

“Kompetisi sengit, karena semua ingin menang, karena semua ingin mengambil peran yang besar dalam pemerintahan, eksekutif maupun dalam legislatif di parlemen,” ujar AHY saat ditemui seusai Puncak Perayaan HUT Ke-25 Demokrat dikutip dari berbagai sumber, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Ia menilai persaingan antarkekuatan politik merupakan bagian dari perkembangan demokrasi Indonesia. Proses tersebut telah berjalan selama lebih dari dua dekade setelah Reformasi 1998.

AHY turut mengaitkan perjalanan Partai Demokrat dengan era Reformasi. Partai yang dipimpinnya itu resmi berdiri pada 2001 dan menjadi salah satu partai yang lahir setelah perubahan politik tersebut.

“Saya rasa ini berlaku umum. Tadi saya melakukan sebuah kontemplasi dari perjalanan lebih dari 25 tahun reformasi dan Partai Demokrat sendiri bisa dikatakan produk atau anak kandung reformasi, kami berdiri di tahun 2001,” kata AHY.

Menurut AHY, persaingan dalam pemilu dan politik merupakan konsekuensi dari sistem demokrasi. Karena itu, perbedaan kepentingan maupun pilihan politik tidak semestinya dianggap sebagai sesuatu yang tidak wajar.

“Saya rasa itu sebuah kewajaran dan realitas yang harus kita hadapi,” jelas dia.

AHY Tekankan Pentingnya Persatuan

Di tengah kompetisi politik, AHY mengingatkan seluruh pihak agar tetap mengutamakan persatuan. Ia menilai kepentingan bangsa dan negara harus menjadi titik temu ketika perbedaan politik muncul.

“Tapi benar, tadi saya menyerukan mari kita pada saatnya untuk Merah Putih ya kita bersama-sama,” ujar AHY.

AHY juga menilai perbedaan pendapat justru menjadi bagian dari kekuatan demokrasi. Menurutnya, masyarakat tidak harus selalu memiliki pandangan yang sama dalam menyikapi berbagai persoalan.

“Walaupun perbedaan itu juga indah, sebetulnya tidak harus semuanya seragam dalam menyampaikan pandangan dan pikiran,” ucap AHY.

Ia menjelaskan, keberagaman perspektif dapat membuka ruang untuk melihat persoalan dari sisi yang berbeda. Dengan demikian, hal-hal yang sebelumnya terlewat dari perhatian dapat lebih mudah ditemukan.

“Karena justru keseragaman sometimes seringkali justru membuat kita tidak bisa melihat hal-hal yang mungkin belum atau masih luput dari pantauan ataupun perhatian kita,” ungkap dia.

AHY mengatakan pesan mengenai persatuan tidak hanya ditujukan kepada pihak di luar Demokrat. Ia juga mengingatkan kader internal partainya untuk menjaga kebersamaan di tengah keberagaman.

“Jadi saya menyerukan itu sebetulnya untuk ke dalam sendiri, Demokrat juga terdiri dari banyak golongan dalam arti kami begitu beragam dan begitu dinamis,” kata AHY.

Ia menegaskan, perbedaan yang ada di internal maupun eksternal partai tidak boleh menghilangkan semangat untuk menjaga keutuhan bersama.

“Kami ingin juga menyerukan persatuan, keutuhan itu di atas segalanya,” pungkasnya.

Tags: AhyDemokrasi ReformasiDemokratMetapos.idpemerintahanPemilupolitik
Previous Post

Wabah Ebola Kongo Capai 3.267 Kematian

Next Post

Justine Musk Ungkap Perlakuan Elon Musk

Related Posts

Tito Minta Pemerintah Daerah Sisihkan Dana untuk Bedah Rumah Warga
Nasional

Tito Minta Pemerintah Daerah Sisihkan Dana untuk Bedah Rumah Warga

25 October 2026
Kemenhaj menyiapkan pedoman pengawasan haji reguler untuk memastikan layanan sesuai kontrak, melindungi keselamatan, dan memenuhi hak jemaah.
Nasional

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

23 October 2026
Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?
Nasional

Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?

23 October 2026
357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut
Nasional

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

22 October 2026
Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin
Nasional

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

22 October 2026
Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah
Nasional

Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

22 October 2026
Next Post
Justine Musk mengungkap pengalaman pernikahannya dengan Elon Musk dan mengklaim kerap mengalami gaslighting serta mendapat komentar merendahkan.

Justine Musk Ungkap Perlakuan Elon Musk

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini