Tuesday, October 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa SD Keracunan MBG di Duren Sawit

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
6 April 2026
in Nasional
Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa SD Keracunan MBG di Duren Sawit

Metapos.id, Jakarta — Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengungkap penyebab keracunan massal siswa SD di Duren Sawit. Kasus ini melibatkan 72 siswa.

Ia menyebut proses pembuatan makanan menjadi salah satu pemicu utama. Selain itu, makanan diduga tidak dalam kondisi segar saat dikonsumsi.

BACA JUGA

Uang Rp13,2 Triliun Diserahkan ke Negara, Tumpukannya Bikin Melongo

ASABRI Perkuat Sinergi dengan Peserta di HUT TNI

Paulus mengatakan tim sudah meninjau langsung ke lokasi. Dari hasil pengecekan, proses memasak berlangsung terlalu lama.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Insiden terjadi setelah siswa mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BGN juga memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Selain itu, pihaknya langsung menghentikan operasional dapur terkait.

Namun, penghentian ini bersifat sementara tanpa batas waktu. BGN menilai kondisi dapur belum memenuhi standar yang ditetapkan.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut makanan berasal dari satu dapur SPPG. Lokasinya berada di Pondok Kelapa.

Menu yang disajikan meliputi spageti bolognese dan olahan telur. Selain itu, ada bola daging, sayuran, serta buah stroberi.

Setelah makan, siswa mengalami gejala keracunan. Mereka mengeluhkan mual, muntah, diare, demam, dan nyeri perut.

Sementara itu, dugaan awal mengarah pada kualitas makanan. Makanan kemungkinan tidak lagi segar saat disajikan.

Ke depan pemerintah akan memperketat pengawasan program MBG. Dengan begitu, kejadian serupa diharapkan tidak terulang.

Tags: Benjamin Paulus OctavianusBGNKeracunanMBGmengungkapMetapos.idSiswa sdterlalu lama.Wamenkes
Previous Post

Keracunan MBG di Jakarta Timur, 72 Siswa Dirawat dan Kini Hampir Semua Pulang

Next Post

Komodo Curian Dijual ke Surabaya, Upaya Penyelundupan ke Thailand Digagalkan

Related Posts

Uang Rp13,2 Triliun Diserahkan ke Negara, Tumpukannya Bikin Melongo
Nasional

Uang Rp13,2 Triliun Diserahkan ke Negara, Tumpukannya Bikin Melongo

6 October 2026
ASABRI memperkuat sinergi dengan Peserta dalam peringatan HUT ke-81 TNI melalui TNI Run 2026 dan edukasi layanan digital ASABRI Mobile.
Nasional

ASABRI Perkuat Sinergi dengan Peserta di HUT TNI

6 October 2026
Sistem Penyaluran BOS-PIP Diperbaiki, Mendikdasmen: Makin Transparan
Nasional

Sistem Penyaluran BOS-PIP Diperbaiki, Mendikdasmen: Makin Transparan

6 October 2026
Dasco Tegaskan DPR Belum Terima Surpres Panglima TNI
Nasional

Dasco Tegaskan DPR Belum Terima Surpres Panglima TNI

6 October 2026
Putusan MK Gibran Malam Ini, Dudung Ungkap Situasi Terkini
Nasional

Putusan MK Gibran Malam Ini, Dudung Ungkap Situasi Terkini

6 October 2026
Demo Buruh Digelar di DPR, Polda Metro Siapkan 11 Ribu Polisi
Nasional

Demo Buruh Digelar di DPR, Polda Metro Siapkan 11 Ribu Polisi

6 October 2026
Next Post
Komodo Curian Dijual ke Surabaya, Upaya Penyelundupan ke Thailand Digagalkan

Komodo Curian Dijual ke Surabaya, Upaya Penyelundupan ke Thailand Digagalkan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini