Tuesday, August 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Utang Pemerintah Dinyatakan Turun, tapi Masih di Atas Rp7.000 Triliun

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
26 May 2022
in Nasional
Utang Luar Negeri Indonesia Turun 4,2 Miliar Dolar AS dalam Tiga Bulan

JAKARTA –Metapos.id, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa terjadi penurunan utang pemerintah pada April 2022 menjadi Rp7.040,32 triliun atau setara 40,39 produk domestik bruto (PDB) dari sebelumnya Rp7.052,50 triliun atau setara 39,09 PDB di Maret 2022.

Hal ini menunjukan bahwa utang pemerintah melandai sekitar Rp12,18 triliun dalam kurun waktu satu bulan kalender.

BACA JUGA

Budi Arie Singgung “Tak Sampai 2029”, Pengamat Buka Suara

Desember Jadi Target, DPR Kebut RUU Perampasan Aset

“Secara nominal, terjadi penurunan total outstanding dan rasio utang terhadap PDB dibandingkan dengan realisasi bulan Maret 2022,” demikian risalah Kemenkeu yang dikutip Redaksi pada Rabu, 25 Mei.

Secara terperinci, utang pemerintah didominasi oleh instrumen SBN yang mencapai 88,47 persen dari seluruh komposisi. Secara mata uang, utang pemerintah didominasi oleh mata uang domestik (rupiah), yaitu 71,13 persen.

“Utang pemerintah digunakan sebagai counter-cyclical untuk memenuhi kebutuhan belanja produktif seperti antara lain kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, DAK fisik, dana desa, serta pembangunan infrastruktur guna memperkecil indeks infrastructure gap,” kata Kemenkeu.

Untuk diketahui, dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara mengamanatkan batasan utang yang diperbolehkan maksimal 60 persen terhadap produk domestik bruto.

“Pengelolaan utang pemerintah dilakukan secara prudent, fleksibel dan oportunistik sehingga terjaga dalam batas aman dan wajar, serta terkendali,” tegas Kementerian Keuangan.

Tags: Metapos.idUtang luar negeri
Previous Post

Kementerian BUMN dan PGN Dukung Generasi Milenial Jadi Garda Terdepan BUMN

Next Post

Carl Byoir Indonesia Raih Silver dari Marketing Interactive PR Awards 2022 untuk Kategori Best Electronics & Gadgets

Related Posts

Budi Arie Singgung “Tak Sampai 2029”, Pengamat Buka Suara
Nasional

Budi Arie Singgung “Tak Sampai 2029”, Pengamat Buka Suara

25 August 2026
Desember Jadi Target, DPR Kebut RUU Perampasan Aset
Nasional

Desember Jadi Target, DPR Kebut RUU Perampasan Aset

25 August 2026
Anak Lolos UNY, Tukang Becak Ini Bingung Setelah Masuk Desil 9
Nasional

Anak Lolos UNY, Tukang Becak Ini Bingung Setelah Masuk Desil 9

25 August 2026
6 Perusahaan Terseret Karhutla, Kemenhut Bekukan Salah Satu Izinnya
Nasional

6 Perusahaan Terseret Karhutla, Kemenhut Bekukan Salah Satu Izinnya

25 August 2026
Ilustrasi Hujan (freepik)
Nasional

Cuaca Jabodetabek 25-26 Agustus, Hujan Mengintai

25 August 2026
Prabowo Minta Tiga Terduga Pembakar Hutan Riau Dibawa ke Jakarta
Nasional

Prabowo Minta Tiga Terduga Pembakar Hutan Riau Dibawa ke Jakarta

25 August 2026
Next Post
Carl Byoir Indonesia Raih Silver dari Marketing Interactive PR Awards 2022 untuk Kategori Best Electronics & Gadgets

Carl Byoir Indonesia Raih Silver dari Marketing Interactive PR Awards 2022 untuk Kategori Best Electronics & Gadgets

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini