Tuesday, September 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Utang Luar Negeri Naik Rp38 Triliun dalam Sebulan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
14 April 2022
in Nasional
Utang Luar Negeri Naik Rp38 Triliun dalam Sebulan

Metapos.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa hingga akhir Februari 2022 jumlah utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai 416,3 miliar dolar AS atau setara dengan Rp5.973 triliun.

Bukuan itu melonjak sebesar 2,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp38 triliun dari catatan pada akhir Januari 2022 yang sebesar 413,6 miliar dolar AS atau senilai Rp5.935 triliun.

BACA JUGA

TNI Libatkan 21 Negara dalam Latihan Super Garuda Shield

KLH Telusuri Dugaan Keterlibatan 19 Perusahaan dalam Karhutla

Torehan tersebut sekaligus mengerek rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi 34,2 persen dari sebelumnya yang sebesar 34,0 persen.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan kondisi utang luar negeri Indonesia tetap terkendali yang ditunjukan oleh dominasi tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 87,8 persen dari total ULN.

“Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan,” ujarnya dalam keterangan pers pada Kamis, 14 April.

Menurut Erwin, pertumbuhan ULN Indonesia pada Februari mengalami kontraksi sebesar 1,5 persen secara tahunan (year on year/yoy), melanjutkan kontraksi pada bulan sebelumnya yang sebesar 1,6 persen yoy.

Secara terperinci, dia menjelaskan ULN Indonesia dikontribusikan oleh ULN pemerintah (termasuk bank sentral) sebesar 201,1 miliar dolar AS dan swasta 206,3 miliar dolar AS.

Disebutkan jika perkembangan ULN pemerintah dipengaruhi penarikan neto pinjaman luar negeri yang digunakan untuk mendukung pembiayaan infrastruktur serta program peningkatan daya saing, modernisasi industri, dan akselerasi perdagangan.

“Penarikan ULN pemerintah pada Februari 2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas, termasuk upaya penanganan COVID-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” tuturnya.

Adapun, ULN swasta mengalami kontraksi yang lebih dalam sebesar 2,0 persen y-o-y dibandingkan dengan 0,8 persen pada periode sebelumnya.

Sementara berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar bersumber dari jasa keuangan dan asuransi, listrik, gas, sektor industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 77 persen dari total.

“Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian,” tutup Erwin.

Tags: Metapos.idUtang luar negeri
Previous Post

Harga Bahan Pokok Turun pada Pertengahan Ramadan dan Bakal Naik Jelang Idulfitri 2022

Next Post

Menjaga Asupan Nutrisi Berkualitas Selama Ramadhan

Related Posts

TNI Libatkan 21 Negara dalam Latihan Super Garuda Shield
Nasional

TNI Libatkan 21 Negara dalam Latihan Super Garuda Shield

1 September 2026
KLH Telusuri Dugaan Keterlibatan 19 Perusahaan dalam Karhutla
Nasional

KLH Telusuri Dugaan Keterlibatan 19 Perusahaan dalam Karhutla

1 September 2026
Data Desil Bermasalah, Mensos Minta Warga Perbarui Lewat Kelurahan
Nasional

Data Desil Bermasalah, Mensos Minta Warga Perbarui Lewat Kelurahan

1 September 2026
Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Ini Harapan Ketua MPR
Nasional

Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Ini Harapan Ketua MPR

31 August 2026
Prabowo: Indonesia Butuh Koalisi untuk Menjaga Stabilitas Pemerintahan
Nasional

Prabowo: Indonesia Butuh Koalisi untuk Menjaga Stabilitas Pemerintahan

31 August 2026
Bank Mandiri Taspen melalui Mantap Peduli NTT menyalurkan 500 paket makanan dan 127 selimut bagi warga terdampak gempa di Ende.
Nasional

Mandiri Taspen Kirim 500 Paket Makanan ke Ende

31 August 2026
Next Post
Menjaga Asupan Nutrisi Berkualitas Selama Ramadhan

Menjaga Asupan Nutrisi Berkualitas Selama Ramadhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini