Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan stasiun televisinya sendiri bernama Trump TV: The Essentials Station beberapa hari setelah melarang jurnalis dari tiga media meliput di Gedung Putih.
Trump TV diluncurkan melalui kanal YouTube The White House pada Senin (21/09/2026) waktu setempat dengan menampilkan siaran berisi berbagai cuplikan acara dan film.
Sejumlah tayangan yang muncul antara lain The Simpsons, Friends, Family Guy, Home Alone, dan SpongeBob SquarePants, meski belum diketahui apakah penggunaan cuplikan tersebut telah mendapatkan izin.
“Saksikan momen-momen terpenting pemerintahan Trump di satu tempat,” demikian keterangan di halaman YouTube Gedung Putih, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (23/09/2026).
“Video-video unggulan, pernyataan-pernyataan penting, dan sorotan yang wajib ditonton disiarkan 24/7 dan diperbarui secara real-time. Tetap terinformasi dan selalu update!” lanjut keterangan tersebut.
Pada Selasa (22/09/2026), kanal itu masih menayangkan siaran langsung dari sejumlah acara lama Gedung Putih yang menampilkan Trump dan Wakil Presiden JD Vance.
Peluncuran Trump TV berlangsung tidak lama setelah Trump melarang CNN, MS NOW, dan Politico dari Gedung Putih pada Jumat (18/09/2026) melalui akun Truth Social miliknya.
“Dengan bangga saya umumkan bahwa, mulai sekarang, saya melarang CNN Berita Palsu, MS NOW (yang baru-baru ini mengganti nama mereka dari MSNBC karena kurangnya pemirsa dan kredibilitas!), dan Politico […] dari Gedung Putih sebagai akibat dari ‘pelaporan’ BERITA PALSU mereka yang terus-menerus!” tulis Trump.
“Media seharusnya tidak boleh terus-menerus menulis atau melaporkan FIKSI dan KEBOHONGAN ketika mereka meliput Presiden Amerika Serikat, Pemerintahan Trump, atau Amerika Serikat,” lanjutnya.
Ketiga media tersebut kemudian menyatakan akan menggugat pemerintah untuk melindungi hak Amendemen Pertama dan prinsip kebebasan pers.







