Metapos.id, Jakarta – Aktor Korea Selatan Ji Chang Wook membagikan bocoran mengenai serial drama terbarunya, The Scandal, yang mempertemukannya dengan Son Ye Jin dan Nana.
Dalam drama tersebut, Ji Chang Wook berperan sebagai Cho Won, playboy terhebat di era Joseon yang terlibat dalam permainan cinta berbahaya bersama Lady Cho.
The Scandal diadaptasi dari film Untold Scandal yang dirilis pada 2003 dan mengangkat kisah cinta terlarang serta rayuan di era ketika hasrat semacam itu tidak diperbolehkan.
Dalam wawancara dengan ELLE edisi Oktober 2026, Ji Chang Wook mengaku berusaha menampilkan sisi playboy Cho Won secara alami tanpa sengaja melebih-lebihkan karakternya.
“Saya berusaha untuk tidak sengaja melebih-lebihkan atau menambahkan sifat-sifatnya sebagai seorang playboy. Sebaliknya, saya ingin sifat-sifat itu tercermin secara alami dalam sikap dan tindakannya. Cho Won adalah pria yang kompleks dan menantang. Karena dia adalah karakter yang perasaan sebenarnya tetap menjadi misteri hingga akhir, cukup menyenangkan untuk memerankannya, tetapi juga ada beberapa aspek yang sulit. Saya banyak berdiskusi dengan sutradara Jung Ji Woo untuk menghidupkan karakter Cho Won,” ungkapnya, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (23/09/2026).
Saat ditanya mengenai kemiripan dirinya dengan Cho Won, Ji Chang Wook mengatakan sebagian dirinya tetap akan tercermin dalam karakter yang diperankan.
“Mau tak mau, karena sayalah yang memerankan karakter tersebut, sedikit dari Ji Chang Wook pasti akan tercermin dalam karakter yang saya perankan,” ucapnya.
Ia juga menggambarkan adegan antara Cho Won dan Lady Cho sebagai bagian yang penuh ketegangan.
“Tidak ada satu pun adegan di mana Lady Cho dan Cho Won bertemu yang tidak menegangkan. Setiap momennya penuh dengan ketegangan. Kami selalu mengerahkan banyak usaha dalam latihan, dan saya pikir penonton akan dapat sepenuhnya merasakan ketegangan di antara keduanya, yang telah digambarkan dengan sangat teliti,” ungkapnya.
Bagi Ji Chang Wook, akting semakin sulit didefinisikan seiring bertambahnya pengalaman karena proses tersebut melibatkan banyak pihak di balik sebuah produksi.
“Semakin lama semakin sulit. Itu karena tidak mudah untuk mendefinisikannya dalam satu kalimat. Itulah mengapa saya selalu berusaha untuk sangat bergantung pada bantuan rekan-rekan saya, mulai dari sutradara hingga sinematografi, pencahayaan, kostum, dan tata rias—bahkan tampilan ruang tempat saya berdiri,” katanya.
Ia mengatakan dirinya terus mencoba berbagai genre, meski hal tersebut tidak berarti ia harus menjadi sosok yang sepenuhnya berbeda dalam setiap peran.
“Saya selalu berusaha untuk berakting di berbagai genre, tetapi itu tidak berarti saya bisa menjadi orang yang sama sekali berbeda. Pada akhirnya, akting adalah pekerjaan di mana Anda menerima bantuan dari orang lain. Saya sering berpikir bahwa mungkin keterampilan seorang aktor terletak pada seberapa baik mereka memanfaatkan bantuan itu,” imbuh Ji Chang Wook.
Di tengah kesibukannya sebagai aktor, Ji Chang Wook justru mengaku kehidupan sehari-harinya belakangan terasa monoton.
“Jujur, kehidupan sehari-hari saya akhir-akhir ini cukup membosankan dan monoton. Terkadang bahkan terasa tidak menarik. Meskipun begitu, hal yang beruntung adalah karier yang saya pilih masih sangat menyenangkan bagi saya. Saya ingin terus bergerak maju dengan mantap menuju standar yang telah saya tetapkan untuk diri saya sendiri,” ujar Ji Chang Wook.







