Sunday, June 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Terungkap! Gangguan Taksi Green SM Jadi Awal Tragedi Kereta Bekasi Timur

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
28 April 2026
in Nasional
Terungkap! Gangguan Taksi Green SM Jadi Awal Tragedi Kereta Bekasi Timur

Metapos.id, Jakarta – Polisi membeberkan dugaan awal penyebab kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa itu diduga berawal dari taksi listrik Green SM yang mengalami kendala teknis.

Menurut polisi, mobil tersebut melintas di perlintasan Ampera. Namun, kendaraan tiba-tiba berhenti di tengah rel akibat gangguan kelistrikan.

BACA JUGA

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer

MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026

Beberapa saat kemudian, kereta yang melintas menghantam kendaraan itu. Meski demikian, benturan pertama hanya menimbulkan kerusakan pada mobil.

Sesudah itu, proses penanganan dan evakuasi menghambat perjalanan kereta lain. Sejumlah layanan KRL Commuter Line juga sempat tertunda.

Di sisi lain, polisi menduga ada hambatan komunikasi di lapangan. Karena itu, informasi terkait kondisi jalur tidak tersampaikan secara utuh.

KA Argo Bromo Anggrek lalu melaju dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per jam. Namun, masinis diduga belum menerima laporan lengkap mengenai situasi di depan.

Akibatnya, benturan antara kereta jarak jauh dan KRL tidak dapat dicegah. Insiden tersebut menimbulkan korban jiwa.

Saat ini, polisi masih mendalami kasus itu. Tim penyidik memakai metode Traffic Accident Analysis atau TAA.

Metode tersebut digunakan untuk menyusun rangkaian kejadian secara rinci. Selain itu, polisi ingin memastikan siapa pihak yang harus bertanggung jawab.

Polisi juga menegaskan lokasi itu bukan perlintasan resmi. Palang pintu di area tersebut disebut merupakan swadaya warga sekitar.

Tags: dugaankecelakaan keretaMetapos.idPolisitaksi listrik Green SM
Previous Post

Gempa Kecil Goyang Keerom Papua, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Next Post

1.720 SPPG Disetop Sementara pada 2026, Tetap Terima Insentif Rp6 Juta per Hari

Related Posts

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer
Nasional

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer

13 June 2026
MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026
Nasional

MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026

13 June 2026
Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Penyumbang Pengangguran Terbesar
Nasional

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

13 June 2026
Jadwal Acara Tahun Baru Islam 2026 di Masjid Istiqlal, Terbuka untuk Umum
Nasional

Jadwal Acara Tahun Baru Islam 2026 di Masjid Istiqlal, Terbuka untuk Umum

12 June 2026
Traveloka Hadirkan Promo Schooliday Sale untuk Liburan Keluarga Lebih Hemat
Nasional

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, Pengendara Diminta Hindari Sudirman-Thamrin

12 June 2026
Daftar Uang Pangkal Kedokteran di 10 PTN Tahun 2026, Cek Besarannya
Nasional

Daftar Uang Pangkal Kedokteran di 10 PTN Tahun 2026, Cek Besarannya

11 June 2026
Next Post
1.720 SPPG Disetop Sementara pada 2026, Tetap Terima Insentif Rp6 Juta per Hari

1.720 SPPG Disetop Sementara pada 2026, Tetap Terima Insentif Rp6 Juta per Hari

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini