Metapos.id, Jakarta – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menanggapi keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan listrik. Ia memastikan pemerintah belum memberlakukan kenaikan tarif listrik sampai sekarang.
Bahlil menjelaskan, pemerintah selalu menyampaikan perubahan tarif secara resmi kepada publik. Karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada isu kenaikan yang tidak jelas sumbernya.
Selanjutnya, PT PLN (Persero) turut memberikan penjelasan. Perusahaan tersebut menegaskan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026 masih tetap.
Meskipun demikian, keluhan warga masih ramai di media sosial. Sejumlah pengguna mengaku tagihan listrik mereka meningkat, padahal penggunaan dirasa tidak berubah.
Sementara itu, beberapa warga juga menyebut pembelian token listrik menjadi lebih cepat habis. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya kenaikan tarif secara tidak langsung.
Namun demikian, PLN kembali menegaskan tidak ada perubahan tarif resmi. Perusahaan juga mengingatkan masyarakat agar memverifikasi informasi sebelum mempercayainya.
Untuk itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar di dunia digital. Mereka juga dapat mengecek langsung melalui kanal resmi PLN.
Saat ini, tarif listrik masih mengacu pada ketentuan yang berlaku sebelumnya. Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh golongan pelanggan, baik rumah tangga maupun industri.







