Metapos.id, Jakarta – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang salah satu agendanya menetapkan susunan Dewan Komisaris untuk periode 2026–2030. Keputusan tersebut diambil setelah masa jabatan komisaris periode sebelumnya resmi berakhir.
RUPS berlangsung di Jakarta pada 18 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 5.820 saham atau sekitar 97,98 persen dari total saham dengan hak suara. Seluruh keputusan terkait pengangkatan Dewan Komisaris disetujui secara aklamasi oleh para pemegang saham.
Dalam hasil rapat tersebut, A. Fuad Rahmany kembali dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama KSEI. Sementara itu, Indra Christanto kembali melanjutkan tugasnya sebagai Komisaris dan Margeret M. Tang resmi bergabung sebagai anggota baru Dewan Komisaris.
Fuad Rahmany memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan dan pasar modal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Bapepam-LK, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, hingga Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Indra Christanto juga kembali dipercaya mengisi posisi Komisaris setelah sebelumnya menjabat pada periode 2022–2026. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Panin Sekuritas Tbk serta memiliki pengalaman di berbagai komite pasar modal.
Sementara itu, Margeret M. Tang bukan sosok baru di lingkungan KSEI. Ia pernah menjabat sebagai Penanggung Jawab Sementara Direktur Utama, Direktur Utama KSEI, serta mengemban sejumlah posisi komisaris di berbagai perusahaan jasa keuangan.
Dengan susunan baru tersebut, KSEI berharap pengawasan terhadap operasional perusahaan dapat berjalan semakin optimal. Pengalaman para komisaris dinilai menjadi modal penting untuk mendukung pengembangan infrastruktur pasar modal Indonesia.
RUPS Tahunan KSEI resmi ditutup pada pukul 11.00 WIB setelah seluruh agenda rapat selesai dibahas. Dewan Komisaris periode 2026–2030 selanjutnya akan menjalankan tugas pengawasan sesuai ketentuan tata kelola perusahaan yang berlaku.







