Tuesday, September 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 August 2026
in Ekbis
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Metapos.id, Jakarta –

PT BUMA Internasional Grup Tbk (IDX: DOID) membukukan pertumbuhan EBITDA pada Semester I 2026 meski menghadapi penurunan pendapatan akibat berakhirnya sejumlah kontrak tambang. Capaian tersebut didorong oleh peningkatan efisiensi operasional, pengelolaan biaya yang lebih disiplin, dan optimalisasi produktivitas armada.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Pada periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026, pendapatan grup tercatat sebesar US$693 juta atau turun 5 persen secara tahunan. Meski demikian, EBITDA meningkat 8 persen menjadi US$69 juta dibandingkan US$64 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan menjelaskan bahwa kontrak di beberapa lokasi tambang di Indonesia dan Australia telah berakhir atau memasuki tahap pengurangan operasi. Di luar lokasi tersebut, bisnis inti justru mencatat pertumbuhan sekitar 9 persen untuk volume overburden removal dan 4 persen pada produksi batu bara.

Sepanjang kuartal kedua 2026, keandalan armada terus meningkat melalui perbaikan pemeliharaan dan utilisasi alat berat. Waktu henti peralatan menurun, sementara produktivitas meningkat sehingga volume pengupasan lapisan tanah penutup mencapai 97 juta BCM dan produksi batu bara naik menjadi 17 juta ton.

Perseroan juga berhasil menekan sejumlah komponen biaya operasional melalui efisiensi tenaga kerja dan strategi pemeliharaan yang lebih efektif. Di sisi lain, kenaikan harga bahan bakar masih menjadi tantangan karena mendorong peningkatan biaya operasional meski konsumsi bahan bakar per BCM berhasil ditekan.

Arus kas bebas menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang Semester I 2026. Free cash flow tercatat positif sebesar US$39 juta, meningkat dibandingkan US$5 juta pada periode yang sama tahun lalu berkat peningkatan EBITDA dan penurunan belanja modal.

Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim, mengatakan, “Peningkatan EBITDA, perbaikan margin, dan penguatan arus kas bebas menunjukkan bahwa berbagai langkah yang telah kami jalankan selama setahun terakhir telah memberikan hasil.” Ia menambahkan perseroan akan melanjutkan disiplin biaya dan pengelolaan modal pada semester kedua.

Selain kinerja keuangan, BUMA International juga mencatat kemajuan pada aspek keberlanjutan dengan menurunkan intensitas emisi sebesar 4 persen dibanding kuartal sebelumnya. Perseroan turut memperluas program pendidikan vokasi melalui PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) guna membuka peluang kerja bagi tenaga terampil Indonesia di Jepang.

Tags: BUMA InternationalDOIDEBITDA BUMAHeadlineindustri pertambangankinerja DOID 2026kontraktor tambangMetapos
Previous Post

Putusan MK soal MBG Dinilai Jadi Momentum Pemerintah Benahi Program

Next Post

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini