Metapos.id, Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat pertumbuhan positif pada semester pertama 2026 dengan total pendapatan premi mencapai Rp12,2 triliun, meningkat 25 persen dibandingkan Rp9,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan berlanjutnya permintaan nasabah terhadap solusi perlindungan untuk menghadapi berbagai risiko kehidupan dan dinamika ekonomi, sekaligus mempersiapkan kebutuhan finansial jangka panjang.
Selain pertumbuhan premi, Prudential Indonesia membukukan laba setelah pajak sebesar Rp800 miliar dan total aset Rp58,9 triliun. Perusahaan juga mencatat rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) sebesar 580 persen.
Pada kanal keagenan, laba bisnis baru per agen aktif meningkat 5 persen dan diikuti penguatan margin. Perusahaan juga menyiapkan sejumlah inisiatif pertumbuhan, termasuk peluncuran produk baru pada kuartal III 2026 serta pengembangan program PRUVenture untuk mendukung produktivitas agen.
Kinerja kuat juga terlihat dari kanal bancassurance yang mencatat kontribusi Rp4,4 triliun terhadap pendapatan premi. Angka tersebut melonjak 155 persen dibandingkan Rp1,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu sekaligus menjadi rekor kinerja semester pertama bagi kanal tersebut.
Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan kepercayaan nasabah sekaligus kekuatan fundamental bisnis perusahaan.
“Pencapaian Prudential Indonesia pada semester pertama 2026 mencerminkan kepercayaan Nasabah sekaligus kekuatan fundamental bisnis kami. Di tengah meningkatnya biaya layanan kesehatan dan dinamika industri yang terus berkembang, kami tetap fokus untuk menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah diakses, serta terus berinvestasi dalam inovasi produk, kualitas layanan, dan pengalaman Nasabah untuk memberikan nilai jangka panjang bagi keluarga Indonesia serta mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.”
Di tengah tantangan ekonomi global, seperti meningkatnya ketegangan geopolitik, kenaikan harga energi, serta volatilitas pasar keuangan, kebutuhan terhadap perencanaan keuangan dan perlindungan jangka panjang dinilai semakin penting.
Komitmen tersebut turut tercermin dari pembayaran klaim dan manfaat Prudential Indonesia sepanjang semester I 2026 yang mencapai Rp8,9 triliun, meningkat 26 persen secara tahunan kepada lebih dari 149.000 nasabah.
Dari jumlah tersebut, pembayaran klaim medis mencapai Rp3,3 triliun atau tumbuh 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan kebutuhan nasabah yang terus berubah, Prudential Indonesia juga mengembangkan sejumlah solusi perlindungan dan perencanaan keuangan.
Di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah, perusahaan menghadirkan PRUTreasure Dollar dan PRUFortune Dollar yang dirancang untuk kebutuhan perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang berbasis dolar AS, mulai dari diversifikasi aset hingga perencanaan pewarisan aset antargenerasi.
Untuk generasi muda yang sedang membangun masa depan dan mengembangkan aspirasi kewirausahaan, Prudential Indonesia menghadirkan Asuransi Jiwa PRUMapan dengan manfaat Dana Mapan yang dijamin serta fleksibilitas pembayaran manfaat.
Sementara itu, Asuransi Jiwa PRULady ditujukan untuk mendukung perempuan Indonesia melalui perlindungan terhadap risiko kanker payudara, sehingga nasabah dapat menjalani aktivitas dan mengejar aspirasi dengan dukungan perlindungan yang sesuai kebutuhan.
“Seiring dengan kebutuhan Nasabah yang terus berkembang, Prudential Indonesia tetap fokus dalam membantu keluarga Indonesia melindungi hal-hal yang paling berarti bagi mereka melalui solusi yang relevan, layanan yang mudah dan nyaman diakses, serta pengalaman berbasis teknologi yang sederhana dan seamless. Didukung oleh posisi keuangan yang kokoh, kami dapat terus memberikan ketenangan pikiran kepada para Nasabah dan menemani mereka mewujudkan aspirasi, memanfaatkan berbagai peluang, dan melangkah ke masa depan dengan penuh percaya diri,” tutup Adit.






