Monday, June 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Puan Maharani Angkat Isu Tragedi Siswa SD di NTT, Sistem Pendidikan Diminta Dievaluasi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 February 2026
in Nasional
Puan Maharani Angkat Isu Tragedi Siswa SD di NTT, Sistem Pendidikan Diminta Dievaluasi

Metapos.id, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan perhatian khusus terhadap tragedi meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kesulitan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekolah, seperti buku dan alat tulis.
Puan menyebut kejadian itu sebagai duka mendalam sekaligus peringatan serius bagi negara agar tidak mengabaikan pemenuhan hak-hak dasar anak, terutama dalam aspek pendidikan dan kesehatan mental.

BACA JUGA

KTP Indonesia Jadi Tiket Nikmati Transportasi dan Wisata Gratis Saat HUT Jakarta ke-499

Pertemuan Prabowo–Rosan Soroti Peran Pariwisata dalam Menggerakkan Ekonomi

“Ini adalah peristiwa yang sangat memilukan dan harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Negara tidak boleh lalai dalam memastikan kebutuhan dasar anak-anak terpenuhi,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Puan, kebijakan pendidikan nasional tidak cukup hanya berfokus pada penyediaan sekolah gratis. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan seluruh kebutuhan penunjang pendidikan dapat diakses secara merata, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan sederhana seperti buku dan alat tulis dapat menjadi beban besar bagi sebagian keluarga, sehingga program bantuan pendidikan dan beasiswa harus benar-benar tepat sasaran dan menjawab persoalan di lapangan.

Puan juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam memahami latar belakang sosial dan ekonomi peserta didik. Sekolah dinilai perlu lebih proaktif agar tidak ada anak yang tertinggal dalam proses belajar akibat keterbatasan ekonomi.

Selain faktor ekonomi, Puan turut menyoroti aspek kesehatan mental dan psikologis anak. Ia menilai kasus di Ngada menunjukkan bahwa kondisi psikologis anak sangat berpengaruh terhadap pola pikir dan pengambilan keputusan mereka.

“Kesehatan mental anak harus menjadi perhatian utama. Pendidikan yang ideal bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga menciptakan rasa aman, nyaman, dan dukungan emosional bagi peserta didik,” ujarnya.

Puan berharap tragedi tersebut dapat menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah untuk membenahi sistem pendidikan nasional agar lebih ramah anak dan berorientasi pada kesejahteraan menyeluruh.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan peduli, termasuk terhadap kondisi personal dan ekonomi siswanya. Kepedulian sosial di lingkungan pendidikan perlu menjadi bagian penting dalam arah kebijakan pendidikan nasional,” pungkasnya.

Tags: Akhir hidupkebutuhanKesehatanMetapos.idNTT ngadaPendidikanpuan maharaniSekolahSiswa sd
Previous Post

Perkuat Ekosistem Syariah,BSN Luncurkan Superapps Bale Syariah

Next Post

Pertamina Satukan Patra Niaga, KPI, dan PIS dalam Subholding Hilir

Related Posts

KTP Indonesia Jadi Tiket Nikmati Transportasi dan Wisata Gratis Saat HUT Jakarta ke-499
Nasional

KTP Indonesia Jadi Tiket Nikmati Transportasi dan Wisata Gratis Saat HUT Jakarta ke-499

22 June 2026
Pertemuan Prabowo–Rosan Soroti Peran Pariwisata dalam Menggerakkan Ekonomi
Nasional

Pertemuan Prabowo–Rosan Soroti Peran Pariwisata dalam Menggerakkan Ekonomi

22 June 2026
Bus TransJakarta Tabrak Separator, Sejumlah Rute Sempat Terdampak
Nasional

Bus TransJakarta Tabrak Separator, Sejumlah Rute Sempat Terdampak

22 June 2026
Warga China Mulai Tinggalkan Nobar Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
Nasional

MRT Jakarta Berlakukan Tarif Rp1 Selama Tiga Hari, Catat Jadwalnya

22 June 2026
BMKG: Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Pacitan 2026 Tidak Picu Tsunami
Nasional

BMKG: Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Pacitan 2026 Tidak Picu Tsunami

21 June 2026
Program Pilah Sampah Jakarta Jadi Acuan, Zulhas Ajak Daerah Berbenah
Nasional

Program Pilah Sampah Jakarta Jadi Acuan, Zulhas Ajak Daerah Berbenah

21 June 2026
Next Post
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau

Pertamina Satukan Patra Niaga, KPI, dan PIS dalam Subholding Hilir

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini