Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, di kawasan Kertanegara.
Pertemuan tersebut membahas langkah memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi pengelolaan aset dan perluasan peluang investasi di berbagai sektor strategis.
Selain itu, pemerintah mulai menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi pada periode mendatang.
Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menilai penyelenggaraan agenda berskala besar berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.
Sektor olahraga, pertunjukan musik, dan industri kreatif juga dipandang memiliki prospek besar dalam mendorong perputaran ekonomi di tengah masyarakat.
Karena itu, Danantara didorong untuk memperluas perannya dalam mendukung pengembangan sektor-sektor yang memiliki dampak ekonomi luas tersebut.
Di sisi lain, pemerintah tetap melanjutkan agenda transformasi BUMN guna menciptakan struktur usaha yang lebih adaptif dan berdaya saing.
Upaya konsolidasi dinilai menjadi bagian penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Saat ini, proses integrasi sejumlah entitas BUMN masih berlangsung dan direncanakan akan terus diperluas ke depan.
Selain menghasilkan efisiensi, kebijakan tersebut diharapkan dapat menekan biaya operasional dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Melalui berbagai langkah itu, pemerintah berupaya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam agar investasi dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh secara berkelanjutan.







