Wednesday, September 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Perpustakaan Nasional RI: Gedung Tertinggi di Dunia dan Jantung Literasi Nusantara

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
2 September 2025
in Nasional
Perpustakaan Nasional RI: Gedung Tertinggi di Dunia dan Jantung Literasi Nusantara

Metapos.id, Jakarta – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadi landmark literasi tanah air yang tak hanya menyimpan koleksi pengetahuan, tetapi juga menjadi kebanggaan arsitektur Indonesia. Berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta Pusat, gedung ini pertama kali diresmikan pada 17 Mei 1980 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu, Daoed Joesoef.

 

BACA JUGA

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Status Masih Siaga

Abu Erupsi Anak Krakatau Berubah Arah, Jakarta Tak Terdampak

Lebih dari sekadar tempat membaca, Perpusnas menyimpan naskah kuno, catatan sejarah, hingga menggelar beragam kegiatan budaya. Berikut beberapa fakta menarik seputar Perpustakaan Nasional RI.

 

1. Perpustakaan tertinggi di dunia

Perpusnas memegang rekor sebagai perpustakaan tertinggi di dunia dengan ketinggian 126,3 meter. Bangunan yang menjulang 24 lantai plus tiga lantai bawah tanah ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat literasi, tetapi juga ikon arsitektur modern Indonesia.

 

 

2. Koleksi naskah diakui UNESCO

Di dalamnya tersimpan warisan budaya bangsa yang sudah mendapat pengakuan UNESCO, seperti I La Galigo, Kitab Negara Kertagama, Panji Babad Diponegoro, dan karya-karya penting lainnya. Koleksi tersebut menjadi bukti nyata kekayaan literasi Indonesia di mata dunia.

 

 

3. Ruang pameran kebudayaan

Selain membaca, pengunjung juga bisa menikmati berbagai pameran seni, buku, hingga sejarah. Beberapa waktu lalu misalnya, Perpusnas menggelar Pameran 200 Tahun Perang Jawa di salah satu bangunan cagar budaya. Hal ini menegaskan peran Perpusnas sebagai pusat kegiatan literasi sekaligus kebudayaan nasional.

 

 

4. Fasilitas ramah disabilitas

Sebagai perpustakaan inklusif, lantai 7 Perpusnas didedikasikan untuk penyandang disabilitas dan lansia. Tersedia ribuan buku Braille, ratusan audiobook, hingga layanan bahasa isyarat. Ada juga sarana khusus untuk menjaga fungsi kognitif bagi pengunjung lanjut usia.

 

 

 

Tantangan budaya baca Indonesia

Meski memiliki fasilitas mumpuni, Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz, menyoroti rendahnya budaya membaca di Indonesia. Rata-rata masyarakat hanya membaca enam buku per tahun, atau setara 129 jam membaca buku dalam setahun—angka yang jauh di bawah standar global.

 

Untuk mendorong minat baca, Perpusnas menjalankan berbagai program, seperti distribusi 1.000 buku ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM), lembaga pemasyarakatan, hingga komunitas literasi. Program ini memastikan buku yang dikirim sesuai minat dan usia pembaca. Selain itu, ada juga Relawan Literasi Masyarakat (Relima) yang kini tersebar di 180 kabupaten/kota.

 

Guna meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) yang pada 2024 masih berada di level sedang dengan skor 73,52, Perpusnas menggagas gerakan Sepekan Satu Buku bagi pelajar SMP dan SMA. Program ini juga dilengkapi dengan lomba resensi naskah dan video yang berlangsung hingga 31 Oktober 2025, dengan total hadiah Rp 85 juta untuk siswa maupun sekolah teraktif.

Tags: Fakta MenarikMetapos.idPerpusnasPerpustakaan Nasional
Previous Post

Menkeu Sri Mulyani: Pendapatan Negara 2026 Terus Ditingkatkan Tanpa Ada Pajak Baru

Next Post

Mengenal Infeksi Cacing Gelang, Penyakit yang Merenggut Nyawa Balita Raya

Related Posts

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Status Masih Siaga
Nasional

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Status Masih Siaga

9 September 2026
Abu Erupsi Anak Krakatau Berubah Arah, Jakarta Tak Terdampak
Nasional

Abu Erupsi Anak Krakatau Berubah Arah, Jakarta Tak Terdampak

9 September 2026
PDIP Disebut Bakal Jadi Poros Kuat Pilpres 2029
Nasional

PDIP Disebut Bakal Jadi Poros Kuat Pilpres 2029

9 September 2026
Bandara Wunopito di Lewoleba, NTT, ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok yang kembali erupsi pada Selasa (8/9/2026).
Nasional

Abu Vulkanik Lewotolok Ganggu Operasional Bandara Wunopito

8 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.
Nasional

Soetta Kembali Beroperasi, Penumpang Wajib Cek

8 September 2026
Pemprov Jawa Tengah memastikan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi di wilayahnya berdasarkan pemantauan dan analisis meteorologi.
Nasional

Pemprov Jateng Pastikan Wilayahnya Aman

8 September 2026
Next Post
Mengenal Infeksi Cacing Gelang, Penyakit yang Merenggut Nyawa Balita Raya

Mengenal Infeksi Cacing Gelang, Penyakit yang Merenggut Nyawa Balita Raya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini