Friday, August 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemprov Aceh Sebut Pernyataan Mentan soal 250 Ton Beras Sabang Terlalu Dibesar-besarkan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
26 November 2025
in Nasional
Pemprov Aceh Sebut Pernyataan Mentan soal 250 Ton Beras Sabang Terlalu Dibesar-besarkan

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menilai pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terkait tudingan adanya impor 250 ton beras ilegal di Sabang dinilai berlebihan dan tidak proporsional.

Juru bicara Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Muhammad MTA, menegaskan bahwa Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) beserta pihak terkait tidak melanggar aturan apa pun dalam proses pemasukan beras tersebut.

BACA JUGA

BNPB Usulkan Gudang Logistik Bencana Ada di Tiap Daerah

Pasien Cuci Darah Bawa Gugatan ke MK, Minta Iuran BPJS Berlaku untuk Semua

“Pernyataan Menteri Amran kami nilai terlalu reaktif dan kurang mempertimbangkan sensitivitas daerah, khususnya Aceh yang memiliki sejarah konflik. Isu impor 250 ton beras itu didramatisasi seolah merupakan tindak pidana besar,” ujar MTA dalam keterangan tertulis, Senin malam.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan mendatangkan beras dari luar merupakan langkah transisi yang bertujuan membantu kebutuhan masyarakat, terutama karena Sabang memiliki status sebagai kawasan bebas.

Menurutnya, harga beras yang dibawa dari daratan relatif tinggi, sehingga memberatkan warga Sabang di tengah kondisi ekonomi saat ini. Karena itu, penyebutan beras ilegal dianggap melemahkan kewenangan Aceh dan BPKS yang telah diatur dalam perundang-undangan.

MTA meminta agar persoalan terkait kewenangan dan regulasi dapat disikapi dengan lebih bijak oleh pemerintah pusat demi menjaga stabilitas nasional dan persatuan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo.

Ia juga menyebutkan bahwa Gubernur Aceh berharap Kementerian Pertanian segera melakukan uji laboratorium terhadap 250 ton beras tersebut sesuai prosedur, kemudian mendistribusikannya kembali kepada masyarakat Sabang.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan temuan 250 ton beras impor yang disebut ilegal di sebuah gudang milik PT Multazam Sabang Group. Ia menyatakan impor tersebut melanggar aturan serta bertentangan dengan instruksi Presiden agar tidak melakukan impor beras. Pemerintah berjanji menindak pihak yang bertanggung jawab.

 

Tags: 250 tonAcehberas ilegalberlebihanBPKSMetapos.idMuhammad MTA
Previous Post

BNN Gerebek Sarang Narkoba di Berlan Jaktim, 25 Pengedar Ditangkap dan 4 Bandar Masih Diburu

Next Post

Prabowo Minta Erick Thohir Tingkatkan Kesejahteraan Atlet dan Kembangkan Pusat Olahraga

Related Posts

BNPB Usulkan Gudang Logistik Bencana Ada di Tiap Daerah
Nasional

BNPB Usulkan Gudang Logistik Bencana Ada di Tiap Daerah

28 August 2026
Pasien Cuci Darah Bawa Gugatan ke MK, Minta Iuran BPJS Berlaku untuk Semua
Nasional

Pasien Cuci Darah Bawa Gugatan ke MK, Minta Iuran BPJS Berlaku untuk Semua

28 August 2026
Botok Pati Kecewa Puan Absen Temui Massa
Nasional

Botok Pati Kecewa Puan Absen Temui Massa

28 August 2026
Prabowo Soroti Cita-cita Pendiri NU untuk Indonesia yang Makmur
Nasional

Prabowo Soroti Cita-cita Pendiri NU untuk Indonesia yang Makmur

28 August 2026
TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan hingga Rp1,3 miliar bagi masyarakat terdampak gempa NTT, mencakup logistik, kesehatan, dapur umum, dan air bersih.
Nasional

TelkomGroup Perluas Bantuan Kemanusiaan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

27 August 2026
Nadiem Makarim berharap sidang banding terakhirnya menjadi momentum perbaikan penegakan hukum, sementara ahli menyoroti metodologi penghitungan kerugian negara.
Nasional

Jelang Sidang Banding, Nadiem Bicara Keadilan dan Hukum

27 August 2026
Next Post
Prabowo Minta Erick Thohir Tingkatkan Kesejahteraan Atlet dan Kembangkan Pusat Olahraga

Prabowo Minta Erick Thohir Tingkatkan Kesejahteraan Atlet dan Kembangkan Pusat Olahraga

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini