Saturday, August 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemerintah Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ+ Masuk Pelabuhan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
6 July 2026
in Nasional
Pemerintah Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ+ Masuk Pelabuhan

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Turki menolak kapal pesiar khusus komunitas LGBTQ+ untuk berlabuh di Pelabuhan Izmir. Keputusan tersebut diambil dengan alasan pelayaran tersebut dinilai tidak sejalan dengan nilai moral dan budaya yang dianut masyarakat setempat.

Kapal pesiar bertajuk Allure of the Seas itu sebelumnya dijadwalkan singgah di Izmir sebagai bagian dari rute pelayaran Mediterania. Namun, otoritas Turki memutuskan tidak memberikan izin sehingga kapal harus mengubah rencana perjalanannya.

BACA JUGA

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Abdulkadir Uraloğlu, menegaskan pemerintah tidak akan mengizinkan aktivitas yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai sosial negara. Ia menyatakan keputusan tersebut diambil demi menjaga sensitivitas budaya dan norma yang berlaku di Turki.

“Kami tidak akan mengizinkan kegiatan yang bertentangan dengan nilai moral masyarakat kami,” ujar Uraloğlu dalam pernyataan resminya. Pernyataan itu kemudian menjadi perhatian luas di media internasional.

Penyelenggara pelayaran menyayangkan keputusan tersebut karena seluruh perjalanan telah dirancang jauh hari sebelumnya. Mereka menyebut perubahan rute dilakukan demi memastikan perjalanan wisata tetap dapat berlangsung sesuai jadwal.

Penolakan ini memicu beragam tanggapan dari masyarakat internasional dan kelompok pegiat hak asasi manusia. Sebagian pihak menilai keputusan tersebut mencerminkan sikap konservatif pemerintah Turki terhadap isu LGBTQ+, sementara pihak lain menilai setiap negara berhak menetapkan kebijakan sesuai hukum dan norma domestiknya.

Turki sendiri tidak mengakui pernikahan sesama jenis dan dalam beberapa tahun terakhir membatasi berbagai kegiatan publik yang berkaitan dengan komunitas LGBTQ+. Pemerintah berulang kali menyatakan kebijakan tersebut didasarkan pada pertimbangan nilai keluarga serta budaya nasional.

Kasus penolakan kapal pesiar ini kembali menjadi sorotan global karena melibatkan sektor pariwisata dan hak kelompok minoritas. Peristiwa tersebut juga memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan antara kebijakan kedaulatan suatu negara dengan prinsip inklusivitas dalam industri perjalanan internasional.

Tags: HeadlineIzmirkapal pesiar LGBTQLGBTQMetapos.idpelabuhan TurkiTurkiwisata Turki
Previous Post

Eddy Soeparno: Sampah Harus Jadi Sumber Energi, Bukan Sekadar Limbah

Next Post

i-dle Comeback dengan EP We Made, Usung Nuansa Musim Panas yang Lebih Berani

Related Posts

Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan (Foto/Kemenhut)
Nasional

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

21 August 2026
OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik
Nasional

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

21 August 2026
Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap
Nasional

Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap

21 August 2026
BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026
Nasional

BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026

20 August 2026
BNN menyita 2,6 ton liquid methamphetamine dari kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania di perairan Bengkalis, Riau.
Nasional

Sabu Cair 2,6 Ton Disita BNN

20 August 2026
kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara
Nasional

kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara

20 August 2026
Next Post
i-dle Comeback dengan EP We Made, Usung Nuansa Musim Panas yang Lebih Berani

i-dle Comeback dengan EP We Made, Usung Nuansa Musim Panas yang Lebih Berani

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini